Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bakesbangpoldagri NTB Sosialisasi Terkait Ormas di Lombok Timur

Yuyun Kutari • Selasa, 9 September 2025 | 08:26 WIB
TINGKATKAN PEMAHAMAN: Para peserta sosialisasi pemberdayaan dan pengawasan ormas di Desa Pringgabaya, Minggu (7/9).
TINGKATKAN PEMAHAMAN: Para peserta sosialisasi pemberdayaan dan pengawasan ormas di Desa Pringgabaya, Minggu (7/9).

LombokPost - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB, menyelenggarakan Sosialisasi Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Acara ini berlangsung di Kantor Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Minggu (7/9).

Anggota Majelis Adat Sasak (MAS) sekaligus perwakilan dari Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lalu Abdurrahim turut menjadi pemateri. Yang disampaikan terkait urgensi pemberdayaan dan pengawasan ormas di daerah.

Kepala Desa Pringgabaya Sutiman menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Baginya, kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan kapasitas pengurus ormas.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat peran ormas sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa,” ujarnya.

Kepala Bakesbangpoldagri NTB Ruslan Abdul Gani menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan ormas dalam menjaga stabilitas masyarakat.

Ormas harus mampu menjadi ujung tombak dalam pembangunan sosial, budaya, dan politik di daerah.

“Tentunya kami berharap ormas juga sekaligus bisa berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif, inklusif, dan berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan,” terangnya.

Bakesbangpoldagri NTB berharap kegiatan ini menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya tata kelola ormas yang baik.

Serta meningkatkan komitmen bersama dalam menciptakan iklim sosial yang damai dan produktif.  

“Kami berharap ormas-ormas di NTB semakin tangguh dalam menjalankan perannya sebagai motor penggerak pembangunan. Sekaligus menjadi mitra yang andal bagi pemerintah dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas plt kepala Biro Hukum Setda NTB tersebut.

Saat sesi pemaparan materi, Lalu Abdurrahim menyoroti peran vital ormas sebagai agen perubahan sosial yang memiliki pengaruh.

Namun demikian, ia juga mengingatkan pengawasan dan pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan. “Agar ormas tidak keluar dari jalur dan tujuan utamanya,” tegas dia.

Ia menekankan pentingnya peran ormas dalam mencegah berkembangnya paham-paham intoleransi dan radikalisme.

Hal yang dapat mengancam keutuhan dan persatuan bangsa. “Ormas harus menjadi garda terdepan dalam menolak segala bentuk ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan nilai-nilai kebhinekaan,” jelasnya.

Kepala Bidang Ekososbud Bakesbangpoldagri NTB Jauhari mengatakan, pihaknya terus mendorong pembinaan berkelanjutan terhadap ormas di seluruh wilayah NTB.

Selain pengawasan terhadap legalitas dan kegiatan ormas, pemberdayaan juga menjadi aspek penting.

Agar keberadaan ormas benar-benar memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat. “Pemerintah tidak hanya hadir sebagai pengawas, tapi juga sebagai mitra yang siap mendampingi ormas,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan dari wilayah Lombok Timur. Tak ketinggalan tokoh masyarakat, serta aparatur pemerintah desa. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Majelis Adat Sasak #organisasi kemasyarakatan #Bakesbangpoldagri #ormas #NTB #Lombok Timur