Ratusan Sapi Potong Asal Lombok Barat Siap Berlayar ke Lampung, Dipastikan Sehat Berkat Karantina

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Kamis, 11 September 2025 | 15:09 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Sebanyak 120 ekor sapi potong dari Kabupaten Lombok Barat siap diberangkatkan menuju Kabupaten Lampung Tengah.

Sebelum berlayar, ratusan sapi ini menjalani proses karantina ketat yang dilakukan oleh Balai Karantina NTB Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Lembar.

Ini bertujuan untuk memastikan seluruhnya dalam kondisi sehat dan bebas penyakit.

Proses pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya Balai Karantina untuk menjaga kesehatan hewan serta mendukung distribusi pangan nasional.

Mulyadi, seorang dokter hewan karantina yang bertugas, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan sangat menyeluruh.

"Kami memeriksa kelengkapan dokumen, kondisi fisik sapi, dan melakukan pengujian laboratorium," jelasnya.

Selain itu, tim karantina juga melakukan tindakan desinfeksi pada seluruh sapi dan alat angkut yang digunakan.

Langkah ini krusial untuk mencegah penyebaran Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dari satu daerah ke daerah lain.

Kepala Karantina NTB, Ina Soelistyani, menegaskan penerbitan sertifikat kesehatan hewan adalah bentuk legalitas dan jaminan keamanan.

"Sertifikat ini adalah syarat utama dalam proses pengiriman hewan antar daerah, sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit," ujarnya.

Pengiriman sapi potong ini, menurut Ina, memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan.

 "Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung distribusi pangan nasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di Lampung dan sekitarnya," tambahnya.

Ratusan Sapi Potong Asal Lombok Barat Siap Berlayar ke Lampung, Dipastikan Sehat Berkat Karantina
Ratusan Sapi Potong Asal Lombok Barat Siap Berlayar ke Lampung, Dipastikan Sehat Berkat Karantina

Dengan lolosnya seluruh sapi dari proses karantina, diharapkan 120 ekor sapi potong asal Lombok Barat ini dapat tiba di Lampung Tengah dalam kondisi prima, siap memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan berkontribusi pada stabilitas pasokan daging nasional.

Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Lombok Post
pemeriksaan sapi Karantina NTB bebas penyakit