Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Akhirnya Ada Titik Terang, Dinas PUPR NTB Janji Jalan Rusak Kediri-Kuripan Ditangani 2026

Yuyun Kutari • Selasa, 16 September 2025 | 05:47 WIB
PERLU PENANGANAN: Pengendara melintas di jalan yang ditanami pisang, di ruas jalan Kediri-Kuripan, Minggu (14/9).
PERLU PENANGANAN: Pengendara melintas di jalan yang ditanami pisang, di ruas jalan Kediri-Kuripan, Minggu (14/9).

LombokPost - Warga yang kecewa menanam pohon pisang di tengah badan jalan provinsi. Jalan ini menghubungkan Masjid Kediri menuju Jagaraga, Kecamatan Kediri Selatan, Lombok Barat.

“Sudah masuk laporannya, dan tim juga sudah turun ke lokasi,” terang Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin, Senin (15/8).

Diakuinya, kondisi jalan saat ini sudah rusak berat. Permukaan jalan yang berlubang dan bergelombang membuat jalur ini menjadi sulit dilalui.

Fungsinya vital sebagai penghubung menuju bypass dengan pintu keluar di Kuripan. “Sekarang sudah rusak parah. Lumayan ramai di situ,” ujarnya.

Dinas PUPR NTB saat ini hanya melakukan pembersihan dan pelancaran saluran air. “Penanganan darurat saluran saja yang air itu naik dibersihkan. Sedang ditangani oleh teman-teman,” kata dia.

Opsi penambalan jalan untuk penanganan darurat tidak dilakukan sebab dianggap tidak efektif. “Jalannya sudah parah kayak gitu, kalau ditambal malah debu nanti,” tegas Sadimin.

Meski kondisi sangat memprihatinkan, penanganan fisik termasuk pengaspalan atau perbaikan struktur jalan tidak bisa dilakukan pada tahun ini.

Hal ini disebabkan keterbatasan waktu dan anggaran yang tersedia. “Kalau sekarang sudah gak bisa, waktunya sudah tak bisa,” jelasnya.

Ia memastikan penanganan ruas jalan Kediri–Kuripan sepanjang 2,5 kilometer tersebut, telah masuk dalam perencanaan untuk tahun ini. Sedangkan untuk pelaksanaan penanganannya baru bisa dilakukan pada tahun anggaran 2026.

Proses tender untuk paket perencanaan sedang berlangsung. Jalan Kediri–Kuripan akan masuk dalam satu paket bersama beberapa ruas jalan lainnya.

“Sekarang baru perencanannya dan proses perencanannya baru ditender,” terang Sadimin.

Baca Juga: Dewan Dapil Gerung - Kuripan Ali Hidayat Kritisi Jalan Rusak dan Gelap di Sekitar Kantor Bupati Lobar

Terkait dengan dimensi jalan yang akan diperbaiki, ia menyebutkan lebar jalan yang ideal mengacu pada standar minimal 4,5 meter. Namun, saat ini terdapat variasi lebar pada beberapa titik di sana.

Karena itu, pihaknya berencana melakukan diskusi dengan warga sekitar guna mendapatkan kesepakatan teknis. “Sekarang ada yang lebar, ada yang sempit,” kata Sadimin.

Di jalur itu juga terdapat jembatan kecil yang kondisinya memprihatinkan. Penanganannya juga ditunda hingga tahun depan.

“Sempat mau dikasih anggaran Rp 400 juta, tapi itu nanggung. Makanya sekalian saja nanti dengan perencanaan menyeluruh tahun depan,” tandasnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD NTB TGH Satriawan mengungkapkan sudah berulang kali menyampaikan usulan perbaikan kepada pihak eksekutif. ”Sudah sangat lama kami sampaikan ke Pemprov NTB dan beberapa kali,” tegas anggota dewan dari PKS ini. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Kediri #Lombok Barat #Jalan Provinsi #ruas jalan