Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov NTB Surati Pusat, Minta Penambahan Kuota 150 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg September Ini

Yuyun Kutari • Selasa, 16 September 2025 | 21:29 WIB
PALING DICARI: Gas melon salah satu komoditas yang paling diburu masyarakat saat ini akibat jumlahnya yang terbatas.
PALING DICARI: Gas melon salah satu komoditas yang paling diburu masyarakat saat ini akibat jumlahnya yang terbatas.

LombokPost - Pemprov NTB mengirim surat permohonan penambahan alokasi kuota harian elpiji 3 kilogram (kg) pada bulan September. Hal itu tertuang di dalam surat dengan nomor: 500/219/Ekon-II/2025, tertanggal 8 September.

Surat itu ditandatangani oleh Pj Sekda NTB Lalu Mohammad Faozal, dengan tembusan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sebagai laporan, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM di Jakarta, Ketua DPC Hiswana Migas NTB dan pihak terkait lainnya.

Melalui surat tersebut, Pemprov NTB secara resmi mengajukan permintaan penambahan kuota elpiji bersubsidi tabung 3 kg sebanyak 150 ribu tabung.

Permintaan ini diajukan sebagai langkah antisipatif Pemprov NTB, untuk mengatasi potensi kelangkaan gas elpiji yang diprediksi meningkat selama bulan September 2025, dimana momen ini bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.

“Kebutuhan elpiji tabung 3 kg cenderung meningkat tajam di bulan Maulid, seiring dengan tradisi masyarakat NTB yang menggelar berbagai kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Lonjakan konsumsi tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan kekurangan pasokan di tengah masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan pelosok yang sangat bergantung pada distribusi elpiji subsidi.

“Untuk menghindari potensi kelangkaan, maka kami mohon kiranya diberikan penyaluran tambahan kuota sebanyak 150.000 tabung,” ujar Faozal.

Baca Juga: Gas Melon Kembali Langka dan Mahal, Polres Bima Kota Bakal Tindak Tegas Agen Nakal

Adapun rincian kuota penyaluran harian reguler elpiji tabung 3 kg di 10 kabupaten/kota, Kota Mataram 20.444,8 tabung. Lombok Barat 23.475,2 tabung, Lombok Tengah 28.243,2 tabung, dan Lombok Timur 34.899,2 tabung.

Selanjutnya, Lombok Utara 7.100,8 tabung, Sumbawa 12.208 tabung, Sumbawa Barat 3.449,6 tabung, Kota Bima 3.920 tabung, Kabupaten Bima 8.774,4 tabung, dan Dompu 6.291 tabung sehingga total keseluruhan mencapai 148.806,4 tabung.

Sekretaris Dinas ESDM NTB Niken Arumdati berharap penambahan kuota yang disampaikan pemprov segera mendapatkan jawaban secepatnya. “Ini yang terus kami komunikasikan sekarang, kalau sudah ada nanti, kami minta didropping beberapa kali dalam seminggu,” tegasnya.

Dengan adanya tambahan kuota ini, masyarakat NTB dapat menjalankan tradisi Maulid Nabi dengan khidmat tanpa terganggu oleh persoalan pasokan energi.

Editor : Jelo Sangaji
#kementerian esdm #langka #elpiji 3 kg #HISWANA MIGAS #Pemprov NTB