LombokPost - Semangat gotongroyong warga Nahdlatul Wahthan (NW) menyambut perayaan Hultah Madrasah Nadlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) terlihat pada pembuatan tetaring’ (atap dari anyaman dau kelapa) di Lapangan Hj Siti Raehanun Zainuddin Abdul Madjid, Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Abdul Madjid, Anjani pada Ahad, (21/09).
Warga NW mulai berdatangan sejak pukul 07.00 Wita dengan menggunakan berbagai kendaraan untuk mengangkut bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat tetaring.
Koordinator Divisi Tetaring Panitia Hultah ke-90 TGH Muhammad Solehudin mengatakan panitia melibatkan Pengurus NW se-Pulau Lombok dan Barisan Hizbullah NW serta badan otonom di semua daerah untuk membuat tetaring di medan Hultah.
“Semua mempunyai tugas masing-masing untuk memasang tiang, mendirikan bambu dan menaikkan kelansah,” ucapnya.
Lanjut panglima Barisan Hizbullah NW ini, pembagian tugas sudah dilakukan untuk memudahkan pengerjaan.
Hasilnya, lahan 3 hektare arena inti Hultah tuntas terpasang tetaring dalam waktu 3 jam saja.
Menariknya lagi, kaum hawa juga tak mau ketinggalan dalam proses pembuatan tetaring ini.
Muslimat NW juga ambil bagian dalam menyiapkan konsumsi untuk jemaah yang sedang membangun tetaring.
“Atas nama panitia kami ucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada jemaah NW atas kerja sama dan kerja ikhlasnya,” tutupnya.
Baca Juga: Stok Melimpah, Pertamina Gelontorkan 164 Ribu Tabung LPG 3 kg untuk Warga NTB
Sekretaris Panitia M Zainul Pahmi mengungkapkan, kerja keras Muslimat NW turut menjadi kunci kesuksesan gotongroyong tersebut
“Sudah kita siapkan juga 100 dus air mineral dan kopi siap minum di arena pembuatan tetaring. Hal ini, kita lakukan sebagai wujud kepedulian panitia kepada jemaah NW yang rela bergotong royong membuat tetaring dengan biaya sukarela,” ucapnya. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic