LombokPost – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Nusa Tenggara Barat resmi menggelar Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) periode 2025–2030 di Hotel Aston Inn Mataram, Sabtu (27/9).
Kegiatan ini mengusung tema ‘Aktualisasi Peran Pemuda Remaja Masjid dalam Membangun Peradaban Menuju Nusa Tenggara Barat Makmur Mendunia’.
Hadir Gubernur NTB yang diwakili Kepala Biro Kesra Setda Provinsi NTB H Sahnan, Ketua Umum DPP BKPRMI H Nanang Mubarok, Sekjen DPP BKPRMI Jailani Dalimunthe, jajaran pengurus pusat, serta sejumlah perwakilan dari Polda NTB, Korem 162/Wirabakti, Lanal Mataram, dan tokoh-tokoh ormas Islam.
Para pimpinan DPD BKPRMI se- NTB juga ikut memeriahkan kegiatan yang menjadi tonggak konsolidasi organisasi di tingkat wilayah.
Juga hadir Staf Ahli Bupati Lombok Barat H Subardi, Wakil Ketua PWNU NTB H M Ilham, Dispora NTB Julian Firdaus, H Zulkifli Komisioner Baznas NTB, Bank BTN Syariah Imam Sahidin, DPW Hidayatullah, MIM Foundation Sukmadi Farid, Ngaji Lagi Indonesia Zaid Arsyad, juga Pimpinan DPD BKPRMI se-NTB.
Kepala Biro Kesra Setda NTB H Sahnan menegaskan, BKPRMI bukan sekadar organisasi biasa, melainkan wadah lahirnya penggerak pemuda masjid.
Menurutnya, pemuda masjid bukan hanya jamaah yang duduk di shaf, tetapi juga harus berdiri di depan barisan, menuntun masyarakat, dan memberikan solusi.
“Masjid itu bukan hanya tempat shalat, tetapi pusat lahirnya ide-ide besar, pusat ilmu, dakwah, dan peradaban. Maka BKPRMI harus hadir menjawab tantangan pemuda hari ini, dari jebakan dunia digital, pergaulan bebas, hingga sikap apatis terhadap masjid,” ungkapnya.
Melalui momentum pelantikan dan Rakerwil, ia mengingatkan pengurus baru memikul amanah untuk menjadi teladan, menghidupkan masjid, serta menghadirkan program nyata yang dibutuhkan masyarakat.
Di antaranya, pelatihan remaja masjid, pemberdayaan ekonomi kreatif, gerakan literasi Qur’an, digitalisasi dakwah, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Jangan pernah remehkan peran pemuda masjid. Dari semangat itu akan lahir optimisme bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat melahirkan pemimpin bangsa. Mari bekerja dengan hati, berkolaborasi, dan jangan lelah mencintai masjid, karena siapa yang menjaga masjid, insyaAllah Allah akan menjaga hidupnya,” tegasnya.
Ketua Umum DPP BKPRMI H Nanang Mubarok menegaskan bahwa BKPRMI hadir untuk mengabdi sekaligus menjadi pusat aktivitas pemuda remaja masjid.
Amanah kepemimpinan adalah ladang pengabdian, menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan pemuda remaja masjid.
“Kader BKPRMI bertugas menjadi pelayan umat dengan meluruskan orientasi dan niat tulus mengabdi kepada masyarakat dan umat Islam,” ujarnya.
Ia menambahkan, BKPRMI juga menjadi sarana konsolidasi pengurus, penguatan peran masjid.
Serta memperkokoh sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah maupun organisasi lainnya.
BKPRMI memiliki visi untuk mewujudkan masyarakat marhamah demi NKRI.
“Jadikan BKPRMI sebagai rahmat bagi bangsa Indonesia melalui Gerbang Emas atau Gerakan Bangun Ekonomi Masjid menuju Indonesia Emas,” tandasnya.
Ketua Umum DPW BKPRMI NTB, H Jamaludin menyebut momentum sejarah BKPRMI NTB merupakan ujian sekaligus tanggung jawab besar.
“BKPRMI lahir dengan misi menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda dan pusat peradaban Islam yang melahirkan pemimpin serta menumbuhkan semangat cinta Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menegaskan, BKPRMI NTB menitikberatkan agenda strategis pada penguatan pembinaan remaja masjid dan generasi Qur’ani, pemberdayaan pemuda Islam melalui pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan, serta pengabdian sosial.
“Agenda selanjutnya adalah digitalisasi dakwah dan organisasi dengan pemanfaatan teknologi, membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder agar program BKPRMI sejalan dengan visi pembangunan NTB, serta memperkuat konsolidasi internal demi kekompakan antar pengurus, kader, dan simpatisan BKPRMI,” jelasnya.
Ketua Panitia Pelantikan dan Rakerwil BKPRMI NTB, Akhwan Avianto menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meresmikan dan mengukuhkan pengurus baru.
Sekaligus menjadi ajang penyampaian visi serta arah organisasi BKPRMI.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi pengurus, penguatan peran masjid, serta memperkokoh sinergi BKPRMI dengan pemerintah maupun organisasi lainnya,” katanya.
Editor : Pujo Nugroho