Melalui uji coba langsung (test live) aplikasi E-Teguran Humanis dan E-Tindakan Disiplin, jajaran Polda NTB memperkenalkan sistem pembinaan berbasis teknologi untuk meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan anggota.
Kegiatan berlangsung di Rupatama Polda NTB, Jumat (24/10), dipimpin Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho.
Sejumlah pejabat utama (PJU) Polda NTB turut hadir bersama perwakilan dari berbagai instansi pemerintah provinsi, termasuk Inspektorat, Dinas Kominfotiksandi, Bappeda, Bakesbangpoldagri, dan BPKAD Provinsi NTB.
Dalam kegiatan itu, Direktur PT Adhikari selaku pengembang sistem memandu simulasi penggunaan aplikasi secara langsung.
Melalui platform tersebut, setiap anggota dapat menerima teguran atau tindakan disiplin secara digital tanpa menghilangkan pendekatan humanis dari petugas yang menegur.
Baca Juga: Debt Collector Anarkis, Siap-Siap Disikat Polisi, Ratusan Warga Demo Polres Lombok Tengah
“E-Teguran Humanis dan E-Tindakan Disiplin bukan sekadar aplikasi, tapi langkah nyata Polri NTB dalam membangun budaya disiplin dan akuntabilitas yang berkelanjutan,” tegas Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pengembangan sistem tersebut.
Menurutnya, keberhasilan implementasi program sangat bergantung pada kedisiplinan seluruh jajaran dalam memahami dan menerapkannya.
Sementara itu, Karorena Polda NTB Kombes Pol Susilo Setiawan menuturkan, uji coba ini menjadi tahapan penting menuju penerapan penuh sistem digital berbasis disiplin di lingkungan Polri.
“Aplikasi ini dirancang untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan yang lebih humanis, cepat, dan transparan. Harapannya, dapat menekan pelanggaran sekaligus meningkatkan disiplin anggota,” jelasnya.
Kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh Polres dan Polresta jajaran Polda NTB secara daring melalui Zoom Meeting. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting karena sistem digital semacam ini tidak hanya berdampak pada internal Polri, tetapi juga pada efektivitas pelayanan publik.
“Dengan sistem ini, masyarakat akan merasakan pelayanan yang lebih tertib dan transparan. Jadi, bukan hanya anggota yang diawasi, tapi juga mutu pelayanan publik yang meningkat,” tambah Kombes Susilo.
Uji coba berjalan lancar dan sesuai rencana. Polda NTB optimistis, inovasi digital ini akan menjadi fondasi kuat menuju Polri yang presisi, profesional, dan terpercaya.
“Test live hari ini menjadi momentum penting memastikan aplikasi siap digunakan secara operasional. Ke depan, Polda NTB akan terus berinovasi melalui teknologi digital untuk mendukung kinerja dan pelayanan publik,” pungkas Kombes Pol. Susilo Setiawan. (*)
Editor : Marthadi