Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Stabilkan Harga Pangan dan Kendalikan Inflasi dengan Gerakan Pangan Murah, Gubernur NTB Instruksikan Perbanyak Gerakan Pangan Murah

Lombok Post Online • Jumat, 31 Oktober 2025 | 18:24 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost - Pemprov NTB bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk memastikan harga pangan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat serta mengendalikan inflasi.

Program ini langkah nyata pemerintah hadirkan pangan stabil dan terjangkau.

“GPM ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan harga pangan stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Menurut Gubernur Iqbal, pemerintah akan selalu hadir untuk memberikan pelayanan terbaik serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya yang berkaitan dengan pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqan mengatakan, GPM diadakan untuk mendekatkan akses pangan murah yang menjangkau kebutuhan pangan masyarakat.

“Selain menjaga ketahanan pangan, kegiatan ini juga membantu mengendalikan inflasi daerah,” katanya.

Kegiatan GPM terbaru digelar di halaman Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Monjok, Lingkungan Monjok Bawak Culik, Kota Mataram.

GPM tersebut menjadi kegiatan ke-30 dari rencana 40 kegiatan hingga Desember 2025.

Sebelumnya, GPM digelar di Kantor Desa Darmaji, Kopang, Loteng; Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Loteng; halaman SMAN 1 Gunungsari, Lobar; Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Lobar; Desa Suranadi, Lobar; Desa Mekarsari, Lobar; Lapangan Lingkungan Bumi Pagutan Permai, Kota Mataram; dan KUD Desa Dasan Tereng, Narmada, Lobar.

“GPM ini digelar merata di seluruh wilayah Provinsi NTB,” kata Aidy Furqan.

Pelaksanaan GPM tidak terlepas dari sinergi Bapanas, Bulog, Bank Indonesia, distributor pangan, petani, UMKM, dan dinas terkait lainnya di tingkat kabupaten/kota.

“Selain stabilisasi pangan, program ini juga melihat perbedaan pola konsumsi masyarakat di desa dan kota. Agar perencanaan ketahanan pangan, baik pangan lokal maupun kebutuhan pokok sehari-hari bisa direncanakan lebih baik,” jelasnya.

Berbagai komoditas strategis yang dijual di setiap lokasi GPM, di antaranya beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, dan tepung terigu. Semua komoditas tersebut dijual di bawah harga pasar.

Respons masyarakat terkait kegiatan GPM tersebut sangat beragam.

Sutiah, warga Monjok, Kota Mataram mengapresiasi kegiatan GPM karena membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan, karena masyarakat terbantu. Dengan adanya GPM, warga bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di bawah harga pasar. Walaupun beda seribu atau dua ribu cukup menghemat pengeluaran rumah tangga,” ungkapnya.

Kepala Desa Darmaji Suhaidi juga mengapresiasi kegiatan GPM.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan karena masyarakat terbantu. Dengan adanya GPM, warga bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” ungkapnya.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Kepala Desa Bilebante Asrok Mudaliun mengatakan, sehari-harinya warga desa memenuhi kebutuhan dari pasar.

Dengan kegiatan GPM, masyarakat bisa membeli kebutuhan pangan yang tersdia dekat rumahnya.

Rini, warga Gunungsari juga mengapresiasi kegiatan GPM.

“Harga di sini lebih murah 2–3 ribu dibandingkan di pasar. Sangat membantu untuk menghemat pengeluaran rumah tangga. Kami berharap kegiatan ini terus dilanjutkan,” katanya.

Kepala Desa Sesaot Muliadi juga mengapresiasi pelaksanaan GPM yang dinilai sangat membantu masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini terus dilanjutkan karena masyarakat sangat terbantu, mengingat harga bahan pokok di sini relatif mahal. Dengan GPM, warga bisa membeli kebutuhan pokok sesuai apa yang diharapkan,” ujarnya.

Kepala Lingkungan Bumi Pagutan Permai Aderukman juga menyambut baik kegiatan GPM.

Menurutnya, GPM sangat membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

Lalu Muhamad Iqbal jelaskan Pemprov NTB bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Lalu Muhamad Iqbal jelaskan Pemprov NTB bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap bisa diadakan lebih sering agar masyarakat semakin terbantu,” ungkapnya. (lil/r3)

Editor : Pujo Nugroho
#harga #kebutuhan pokok #gpm #Inflasi #Pangan