Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ahmad Masyhuri Beri Support dan Semangat Pendamping KDKMP Agar Segera Memulai Pengoperasian Kopdes

Rosmayanthi • Selasa, 4 November 2025 | 18:56 WIB

Kadiskop UKM NTB, Ahmad Masyhuri, memberi support dan semangat kepada para Pendamping KDKMP agar segera memulai pengoperasian Kopdes.
Kadiskop UKM NTB, Ahmad Masyhuri, memberi support dan semangat kepada para Pendamping KDKMP agar segera memulai pengoperasian Kopdes.
LombokPost - Ada yang menarik dari pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendampingan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan Dinas Koperasi UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Hotel Golden Palace Mataram Selasa (4/11). Yakni sesi saat Kepala Dinas Koperasi UKM NTB, Ahmad Masyhuri, SH didaulat memberikan materi usai acara pembukaan.

Ahmad Masyhuri ternyata diam-diam memiliki kemampuan menjadi mentor dengan skill entertainment terpendam yang tak diketahui banyak orang.

Dengan teknik humor dan narasi cerita, Ahmad Masyhuri menyampaikan pelajaran atau materi, memberikan motivasi, serta menciptakan lingkungan diskusi yang menarik dan berkesan. 

Lebih dari dua jam Ahmad Masyhuri memberikan materi tentang pembentukan koperasi namun tak membuat ratusan peserta merasa bosan atau mengantuk. Sebaliknya, mereka bersikap komunikatif dan rajin berinteraksi dengan Ahmad Masyhuri, menanyakan hal-hal yang kurang mereka fahami.

Tak hanya menjelaskan mengenai tahapan pembentukan koperasi, Ahmad Masyhuri juga memberi semangat para pendamping untuk segera membuka gerai koperasi di desa tanpa menunggu modal yang besar.

"Mulai saja dulu buka gerainya, jualan beberapa sembako, nanti pelan-pelan pasti berkembang. Jangan terlalu fokus pada hambatan, nanti gak jadi-jadi buat koperasinya. Lebih baik mulai saja dulu, nanti hambatan yang muncul kita carikan solusinya sama-sama," ajak Ahmad Masyhuri.

Ahmad Masyhuri juga mengingatkan, jika para pendamping KDKMP sangat dihargai kinerjanya oleh negara. Sampai-sampai pemerintah pusat memberikan gaji spesial bagi para pendamping ini yakni sebesar Rp7-8 juta per bulan.

Itu sebabnya Ahmad Masyhuri meminta para pendamping ini bekerja serius, membantu merintis pembangunan KDKMP di desa/kelurahan, mendampingi serta membimbing para pengurus koperasi nantinya, sehingga bisa sukses kedepannya.

"Pendamping ini harus mampu mengoperasikan Kopdes supaya benar-benar berjalan sukses, supaya berdampak pada masyarakat di desa. Karena hajat Kopes hakikinya adalah ketahanan pangan," tegas Ahmad Masyhuri.

Selain itu, Ahmad Masyhuri menjelaskan mengapa Diskop UKM melibatkan pendamping desa sebagai pendamping koperasi?

Ahmad Masyhuri meminta para pendamping ini bekerja serius membantu merintis pembangunan KDKMP.
Ahmad Masyhuri meminta para pendamping ini bekerja serius membantu merintis pembangunan KDKMP.

"Karena hanya pendamping desa yang ada ketika kami turun merintis pembangunan KDKMP ini," ungkapnya.

Ahmad Masyhuri juga menyemangati para pendamping agar tidak memandang pekerjaan ini sebagai pekerjaan sampingan karena dikontrak hanya tiga bulan.

"Harus terus berfikir jika pekerjaan ini bukan hanya sesaat. Memang kontrak awal hanya tiga bulan tapi dalam PO termuat jika pendamping kopdes bisa diperpanjang," jelas Ahmad Masyhuri.

Tentu saja yang akan diperpanjang akan dipilih dari pendamping yang benar-benar bekerja dan keliatan dari kemajuan Kopdes yang dia dampingi.

Itu sebabnya, saran Ahmad Masyhuri, para pendamping jangan malas belajar, terus mengali ilmu tentang pengelolaan koperasi modern dan menerapkan ilmu-ilmu tersebut kepada para pengurus koperasi.

Selain itu, Ahmad Masyhuri meminta para pendamping mengajarkan para pengurus untuk mengejar kerjaan bukan menunggu. 

Jalan aja dulu jangan hanya sibuk mikirin hambatan. Contoh jangan hanya nunggu uang yang ditabung oleh masyarakat tapi turun datangi masyarakat untuk memberikan pencerahan soal gerai KDKMP ini, yang akan menjadi usaha yang menjanjikan bagi anggota pemilik dana di koperasi.

"Lalu jangan hanya menunggu modal banyak baru mulai gelar gerai. Datangi distributor agar dapat keringan ambil barang dengan DP murah,.melobi jadi agen gas, cari distributor sembako yang termurah. Sedikit-sedikit aja dulu, jangan nunggu banyak, yang penting jalan aja dulu," ucap Ahmad Masyhuri..

Misal, dari iuran pokok anggota terkumpum uang 3 juta, langsung buka gerai untuk menjual sembako, pupuk atau gas. 

Ahmad Masyhuri ternyata diam-diam memiliki kemampuan menjadi mentor dengan skill entertainment terpendam yang tak diketahui banyak orang.
Ahmad Masyhuri ternyata diam-diam memiliki kemampuan menjadi mentor dengan skill entertainment terpendam yang tak diketahui banyak orang.

"Modal yang terkumpul langsung digunakan untuk membeli tiga sembako dulu," saran Ahmad Masyhuri.

Pendamping juga diminta untuk mengajarkan masyarakat jangan pesimis, belum ada uang lantas tidak mau memulai.

"Yakinkan masyarakat untuk jalan aja dulu koperasinya, nanti sambil jalan Pemprov pasti akan bantu carikan solusi bagi semua hambatan di lapangan. Kami pun sudah bantu bicara dengan beberapa distributor, termasuk gas, supaya memberi keringanan bagi Kopdes," ungkap Ahmad Masyhuri.

Editor : Siti Aeny Maryam
#koperasi #pendamping #pelatihan #Kopdes #KDKMP