Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Anggota DPRD NTB Janji Bangun Rumah Singgah dan Siapkan Ambulans untuk Warga Bima-Dompu di Mataram

M Islamuddin • Selasa, 4 November 2025 | 19:22 WIB

Anggota DPRD Bima Muhammad Aminurlah menyerap aspirasi warga di Kecamatan Wawo, belum lama ini.
Anggota DPRD Bima Muhammad Aminurlah menyerap aspirasi warga di Kecamatan Wawo, belum lama ini.

LombokPost-Anggota DPRD NTB Muhammad Aminurlah berjanji akan membangun rumah singgah dan menyiapkan ambulans bagi warga Bima-Dompu yang berobat di Mataram.

Keseriusan legislator PAN dari Dapil VI (Bima, Kota Bima dan Dompu) ini disampaikan saat turun reses di sejumlah desa di Kecamatan Wawo, akhir pekan lalu.

Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan warga itu, Aji Maman menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan nasib rakyat, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga: Apresiasi 100 Hari Kerja Iqbal-Dinda, DPRD NTB Maman Ingatkan Awasi DAK Pendidikan

Dia mengaku prihatin terhadap kesulitan masyarakat Bima-Dompu, khususnya keluarga pasien yang dirujuk ke RSUP NTB di Kota Mataram. "Selama ini, keluarga pasien mengeluarkan biaya untuk sewa kos di Mataram," katanya dihubungi, kemarin.

Berangkat dari kondisi ini, dia berjanji akan membangun rumah singgah dan menyiapkan satu unit mobil ambulans untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Banyak keluarga pasien dari Bima dan Dompu yang kesulitan mencari tempat tinggal saat menunggu perawatan di RSUP Mataram," jelasnya.

Baca Juga: Pembahasan KUA-PPAS 2026 Molor, Pemkab Bima Beralasan Review Ulang Akibat Pengurangan TKD

Karena itu, dia berinisiatif membangun rumah singgah agar keluarga pasien bisa tinggal dengan nyaman dan gratis. Mantan DPRD Kabupaten Bima tiga periode ini mengatakan, sebelum rumah singgah terealisasi, dirinya siap membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara di Mataram.

“Sebelum rumah singgah dibangun, kalau ada keluarga dari Bima yang dirujuk ke RSUP Mataram, kabari saja saya. Insya Allah saya bantu,” tegasnya.

Selain fokus pada kesehatan, Aji Maman juga menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan. Dia mengaku siap memberikan bantuan transportasi bagi mahasiswa asal Bima yang sedang menempuh pendidikan di Kota Mataram, terutama saat mereka hendak pulang kampung saat liburan.

Baca Juga: Legislator NTB Sebut Pembangunan Jembatan Lewa Mori Belum Jadi Kebutuhan Warga Bima

Dalam kegiatan reses itu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas, antara lain perbaikan jalan kuburan (TPU), rabat jalan usaha tani, bantuan sarana olahraga, pengadaan benang tenun, sumur bor dalam, hingga revitalisasi rumah adat Uma Lengge. “Semua aspirasi ini akan saya perjuangkan melalui APBD NTB tahun 2026,” janji dia.

Di Kecamatan Wawo, H. Maman menyerap aspirasi masyarakat di delapan desa, yakni Desa Kambilo, Kombo, Raba, Tarwali, Maria, Maria Utara, Ntori, dan Pesa, dengan masing-masing membawa program prioritas pembangunan di bidang pertanian, pendidikan, dan keagamaan.

Selain di Kecamatan Wawo, Maman juga menggelar reses di Desa Talapiti, Kecamatan Ambalawi, serta Desa Nangawera dan Wora, Kecamatan Wera. Setiap desa, kata dia, memiliki program prioritas yang tengah diperjuangkan.

Di Desa Talapiti, misalnya, masyarakat berharap adanya perbaikan aliran sungai yang kerap meluap saat musim hujan.

Sementara di Nangawera dan Wora, warga mengusulkan penanganan sungai dan sejumlah infrastruktur dasar dengan alokasi anggaran bervariasi antara Rp 200 juta hingga Rp 600 juta per desa.

Baca Juga: Kedapatan Bawa Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi di Bima

“Saya akan perjuangkan sekuat tenaga supaya aspirasi masyarakat ini benar-benar diwujudkan,” pungkasnya

Editor : Jelo Sangaji
#DPRD NTB #Muhammad Aminurlah #Bima #NTB #Dompu #rumah singgah