Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wagub NTB Dorong Ketahanan Bencana, NTB Jadi Tuan Rumah Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-19

Nurul Hidayati • Kamis, 6 November 2025 | 15:28 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menjadi pusat perhatian nasional, kali ini sebagai tuan rumah Konferensi Nasional Teknik Sipil (Konteks) ke-19 dan Musyawarah Nasional (Munas) Teknik Sipil Seluruh Indonesia.

Acara bergengsi ini digelar di Universitas Al Azhar, Mataram, mulai Kamis (6/11) hingga 8 November 2025.

Tema sentral yang diusung adalah “Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Bencana dan Pariwisata.”

Tema ini menjadi seruan kolektif bagi dunia teknik sipil Indonesia untuk memperkuat peran keilmuan dan inovasi.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara resmi membuka gelaran akbar tersebut.

Ia menegaskan bahwa posisi NTB di jalur Cincin Api Pasifik membawa tantangan besar terkait risiko bencana alam. Namun, ia optimis masyarakat NTB semakin siap menghadapinya.

“Kita pahami bersama bahwa daerah kita memiliki kerawanan terhadap bencana, InsyaAllah dari berbagai pengalaman beberapa tahun terakhir, masyarakat kita telah memiliki kesiapsiagaan yang semakin baik,” ujar Umi Dinda.

Umi Dinda, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang cerdas dan adaptif.

Infrastruktur tersebut harus mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus berketahanan terhadap bencana dan ramah lingkungan.

Ia menggambarkan NTB sebagai laboratorium nyata pembangunan nasional. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan akademisi di NTB dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Engineering for resilience bukan lagi pilihan tetapi keharusan dan di sinilah para insinyur dan akademisi teknik sipil memainkan peran penting,” tegasnya.

Kehadiran ratusan akademisi dan profesional teknik sipil dari berbagai daerah, lanjut Umi Dinda, merupakan kehormatan besar.

Hal ini sekaligus membuktikan bahwa NTB semakin diakui sebagai tuan rumah kegiatan ilmiah nasional yang strategis.

“Pertemuan ini adalah forum strategis untuk memikirkan kembali bagaimana keilmuan teknik sipil bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa, terutama di daerah seperti NTB yang terus bergerak membangun infrastruktur, konektivitas dan ketahanan lingkungan,” tambahnya.

Ketua Penyelenggara Konteks ke-19, Sayfuddin, menyampaikan kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi kolaborasi akademisi dan praktisi dari seluruh Indonesia.

Konteks ke-19 diikuti oleh ratusan peserta. Mereka mewakili 82 program studi teknik sipil dari berbagai perguruan tinggi. Total 106 makalah ilmiah terdaftar dan akan dipresentasikan selama konferensi berlangsung.

Wagub NTB Dorong Ketahanan Bencana, NTB Jadi Tuan Rumah Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-19
Wagub NTB Dorong Ketahanan Bencana, NTB Jadi Tuan Rumah Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-19

Agenda kegiatan selama tiga hari tersebut sangat padat dan relevan. Salah satunya mencakup presentasi ilmiah hasil riset dan inovasi teknik sipil terkini.

Selain itu, ada Musyawarah Nasional di bawah naungan Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI).

Sosialisasi Peta Gempa Indonesia juga masuk agenda untuk memperbarui standar desain dan konstruksi di wilayah rawan bencana.

Peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan (field trip). Lokasi yang dipilih adalah Bendungan Meninting dan Kawasan Mandalika.

Kedua lokasi ini menjadi contoh nyata proyek strategis nasional dan pengembangan infrastruktur pariwisata berkelanjutan di NTB.

“Kami berharap Konteks ke-19 di Mataram ini dapat melahirkan output yang tidak hanya berupa publikasi ilmiah, tetapi juga rekomendasi kebijakan yang dapat diadopsi pemerintah serta inovasi aplikatif yang bisa diimplementasikan oleh dunia industri,” tutup Sayfuddin.

Langkah NTB menjadi tuan rumah ini menegaskan keseriusan daerah tersebut dalam mengintegrasikan pembangunan dengan mitigasi bencana. Hal ini sekaligus memperkuat positioning NTB sebagai provinsi yang tangguh dan maju.

Editor : Kimda Farida
#konektivitas #NTB #Bencana #munas #Pariwisata