Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pentingnya Strategi Komunikasi Menghadapi Bencana

Lombok Post Online • Sabtu, 8 November 2025 | 13:46 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi BNPB yang telah memilih NTB sebagai pilot project penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Efektivitas Komunikasi Risiko Bencana.

Hal ini sangat penting untuk Provinsi NTB.

Setiap Januari–Februari, misalnya, banjir kerap melanda beberapa daerah.

”Daerah NTB punya potensi bencana,” kata Gubernur Iqbal saat menghadiri Bimtek Peningkatan Efektivitas Komunikasi Risiko Bencana yang digelar BNPB di Mataram.

Menurut Gubernur Iqbal, persoalannya yang dihadapi bukan hanya bagaimana menangani bencana di hilir, melainkan bagaimana memperbaikinya dari hulu, karena hutan-hutan sudah gundul.

Dibutuhkan upaya yang progresif. Gubernur Iqbal menegaskan pentingnya strategi komunikasi dalam menghadapi potensi bencana, mengingat NTB termasuk wilayah rawan bencana.

Komunikasi risiko bencana sangat strategis untuk mengurangi kepanikan masyarakat.

Contohnya saat pandemi Covid-19, dimana tidak ada satu suara komunikasi publik di awal yang membuat masyarakat semakin panik.

”Bukan soal infrastruktur, melainkan komunikasi yang efektif. Ke depan, komunikasi publik sebelum, saat, dan setelah bencana harus berbeda sesuai kondisi. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat akan merasa aman dan kondusif,” ujarnya.

Sekretaris Utama BNPB Rustian dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Indonesia, termasuk NTB, merupakan wilayah rawan bencana, baik alam maupun non-alam.

Sepanjang tahun 2024 terjadi lebih dari 3.700 bencana yang didominasi hidrometeorologi basah.

Hingga 19 Agustus 2025, tercatat 2.206 kejadian bencana, termasuk 12 kali gempa bumi.

BIMTEK: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri bimbingan teknis peningkatan efektivitas komunikasi risiko bencana yang digelar BNPB di Mataram.
BIMTEK: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri bimbingan teknis peningkatan efektivitas komunikasi risiko bencana yang digelar BNPB di Mataram.

”Mengingat tujuh tahun lalu gempa dahsyat di NTB, mitigasi menjadi pembelajaran penting. Bencana memang tidak bisa diprediksi kapan dan di mana, tetapi bisa dikenali dari gejala yang muncul. Karena itu, komunikasi risiko bencana menjadi sangat penting,” jelas Rustian. (lil/diskominfotikntb)

Editor : Kimda Farida
#Gubernur #pilot project #bimtek #NTB #Bencana