Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disnakertrans NTB Genjot Pembentukan LSP P2 dan Dorong Tenaga Kerja Bersertifikat, Baru 2.352 Orang Kantongi Sertifikat Kompetensi

Lombok Post Online • Rabu, 12 November 2025 | 17:16 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB terus berupaya memperkuat sistem sertifikasi kompetensi di daerah. 

Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Apresiasi Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kedua (LSP P2) yang berlangsung di aula Disnakertrans NTB, 10–11 November.

Kegiatan ini diikuti 32 peserta dari Tim Kerja Pemenuhan LSP P2 Disnakertrans NTB. Dua narasumber dihadirkan, yakni Eddy Siswanto dan Roberto Pascal.

Yang memaparkan materi seputar mekanisme pengajuan lisensi LSP P2 serta penyusunan profil dan ruang lingkup lembaga sesuai pedoman Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Plt Kepala Disnakertrans NTB Muslim menegaskan, sertifikasi kompetensi menjadi pengakuan resmi atas kemampuan tenaga kerja sesuai standar nasional.

“Pengakuan ini penting agar tenaga kerja kita memiliki nilai dan kredibilitas yang diakui secara independen, baik di sektor pemerintah maupun swasta,” katanya, Selasa (11/11).

Berdasarkan data Bidang Pelatihan dan Produktivitas, dari total 13.364 lulusan pelatihan kerja tahun 2025, baru 2.352 orang yang mengantongi sertifikat kompetensi.

Angka ini menunjukkan masih ada kesenjangan cukup lebar antara jumlah lulusan pelatihan dan tenaga kerja bersertifikat.

Saat ini, NTB baru memiliki dua LSP P2, yakni LSP P2 BPVP Lombok Timur dan LSP P2 Amman Mineral.

Namun, keduanya memiliki cakupan terbatas karena hanya melayani uji kompetensi bagi peserta binaan atau karyawan internal.

Karena itu, kehadiran LSP P2 Disnakertrans NTB disebut sebagai langkah strategis untuk memperluas akses sertifikasi di berbagai sektor.

“Kami ingin memastikan proses sertifikasi berjalan efektif dan berkualitas. Jumlah peserta dibatasi bukan karena kapasitas, tapi agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Muslim.

Dia berpesan agar peserta bimtek benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat kemampuan teknis dan kesiapan bersaing di dunia kerja.

SAMBUTAN: Plt Kepala Disnakertrans NTB Muslim menyampaikan sambutan saat Bimtek Penyusunan Dokumen Apresiasi LSP P2 di Aula Disnakertrans NTB, Selasa (11/11).
SAMBUTAN: Plt Kepala Disnakertrans NTB Muslim menyampaikan sambutan saat Bimtek Penyusunan Dokumen Apresiasi LSP P2 di Aula Disnakertrans NTB, Selasa (11/11).

“Gunakan momentum ini untuk belajar dan mengasah keterampilan. Jangan berhenti di pelatihan saja, tetapi pastikan sertifikasi menjadi bukti profesionalisme kalian,” pungkasnya. (jlo/r3)

Editor : Pujo Nugroho
#bnsp #bimtek #NTB #kompetensi #Disnakertrans