Setelah resmi diluncurkan Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan, program ini kini memasuki tahap uji coba layanan hotline yang memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan cukup melalui sambungan telepon.
Dalam masa uji coba tersebut, layanan tidak hanya berhenti pada penerimaan aduan. Petugas langsung bergerak menuju rumah pelapor untuk melakukan verifikasi awal sekaligus penanganan cepat di lapangan.
Mekanisme jemput aduan ini menjadi bukti komitmen Polda NTB dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan humanis.
Pemrakarsa program, AKBP Tihar Siagian menjelaskan bahwa uji coba hotline dilakukan guna memastikan seluruh fitur Sepadu berjalan optimal sebelum diterapkan penuh.
“Setiap laporan yang masuk melalui hotline langsung diteruskan ke petugas terkait. Dari situ anggota menuju alamat pelapor untuk memastikan penanganan dilakukan secara langsung,” ujarnya.
Kabag Wasidik Ditresnarkoba Polda NTB itu menambahkan, Sepadu dirancang untuk memudahkan masyarakat. Dengan sistem yang terhubung dan pola kerja cepat, setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara profesional dan tepat waktu.
Sebagai bagian dari sosialisasi, Polda NTB juga menyediakan video panduan alur pelaporan Sepadu melalui platform Instagram, Facebook, dan YouTube. Warga dapat melihat langsung tahapan penyampaian aduan hingga penanganannya.
Melalui langkah ini, Polda NTB berharap layanan kepolisian semakin mudah dijangkau tanpa kendala jarak dan waktu, sekaligus memperkuat kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)
Editor : Marthadi