LombokPost – Di tengah pesatnya laju teknologi dan Kecerdasan Buatan (AI), BCA melalui program "BCA Berbagi Ilmu: Sharpening Your Edge" menegaskan bahwa nilai terpenting untuk mencapai kesuksesan adalah sikap dan keterampilan manusia (human skill).
Direktur BCA, A. Widodo M., menyoroti paradoks utama di era digital dimana dunia sedang berada dalam situasi "badai" yang penuh ketidakpastian (incomprehensible), didorong oleh kemajuan AI yang kini mampu menciptakan deepfake dan visual yang nyaris sempurna.
Namun, di tengah ancaman kecerdasan buatan, ia kembali menegaskan keampuhan filosofi motivasi legendaris.
"Kutipan Zig Ziglar, 'Your attitude, not your aptitude, will determine your altitude,' (artinya sikap (attitude) Anda, bukan bakat (aptitude) Anda, yang akan menentukan sejauh mana Anda akan berhasil dalam hidup) bisa menjadi acuan dalam dunia kerja," kata A. Widodo M.
Sikap Mengalahkan Kecerdasan Buatan
A. Widodo M. menjelaskan, sikap (attitude) yang benar akan menentukan posisi puncak (altitude) seseorang, bahkan mengalahkan kecerdasan alami (aptitude), apalagi kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Ia menegaskan bahwa meskipun teknologi digital maju pesat, keterampilan manusia akan selalu menjadi inti (core) dan lebih penting. Keterampilan manusia yang dimaksud mencakup soft skill dan hard skill, dengan penekanan kuat pada Empati dan Simpati.
AI Adalah Komplementer, Bukan Segalanya
Widodo M. memberikan batasan yang jelas terhadap peran teknologi. Ia mengingatkan bahwa AI tidak boleh dianggap sebagai segalanya (everything).
"Artificial itu menurut saya, ya, itu komplementer saja. Yang bagi kita taruhlah sebagai komplementer ya. Jadi, bukan yang kemudian menjadi segala sesuatunya itu, enggak. Human skill yang menjadi core-nya," tegasnya.
Pesan ini mendesak fokus pada pengembangan karakter, empati, dan sikap positif.
Di tengah era di mana AI dapat meniru banyak kemampuan teknis, atribut kemanusiaan (seperti empati dan simpati) adalah nilai jual abadi yang akan membedakan profesional dan membawa mereka mencapai kesuksesan tertinggi di masa depan.
Editor : Kimda Farida