LombokPost – Yayasan Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) siap memberangkatkan tim kemanusiaan ke Gaza, Palestina, melalui Mesir, dalam rangka proyek musim dingin (Winter Project) yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 17 Desember 2025.
Misi ini bertujuan membawa kehangatan dan bantuan esensial di tengah krisis kemanusiaan yang diperparah oleh cuaca ekstrem.
Situasi di Gaza saat ini sangat kritis, terutama dengan dimulainya musim dingin (Desember hingga Maret). Suhu terendah dapat mencapai 10 derajat Celcius di malam hari, menyiksa jutaan pengungsi yang harus bertahan di dalam tenda tipis dan berlubang.
Laporan dari pengungsi, seperti kutipan dari Alaa Al Shawish di Deir Al-Balah, mengungkapkan penderitaan luar biasa:
"Kami sekarat karena kedinginan. Ini bukan kehidupan. Saya berdoa setiap hari agar kami mati hingga terbebas dari kehidupan ini."
Kondisi diperparah jika hujan lebat turun, membuat tenda kemasukan air, menyulitkan para pengungsi untuk beristirahat dan tidur nyenyak. Selain kedinginan, kelaparan juga menjadi ancaman nyata, di mana banyak warga terpaksa tidak makan selama beberapa hari.
Situasi paling mengkhawatirkan menimpa anak-anak. Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa bayi dan balita tidak mampu bertahan di tengah suhu dingin dan menderita hipotermia. Beberapa hari belakangan, tercatat sebanyak lima bayi meninggal dunia akibat kondisi ini.
UNRWA telah memperingatkan bahwa tanpa perbaikan kondisi, jumlah korban jiwa, khususnya balita, akan terus bertambah. Kisah tragis Yahya Al-Batran, ayah dari Jumaa yang berusia 20 hari yang meninggal membeku di rumah sakit, menjadi cerminan nyata keparahan bencana musim dingin ini.
Atas kepedulian para Sahabat donatur, ABADI kembali mengambil peran aktif menemani masyarakat Palestina menghadapi musim dingin. Total nilai bantuan yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp620.000.000,-.
Bantuan ini akan didistribusikan dalam bentuk esensial untuk musim dingin, meliputi:
* Bantuan truk berisi makanan dan pakaian.
* Makanan hangat.
* Selimut dan jaket.
* Pakaian bayi.
* Tepung.
* Paket makanan instan.
Jadwal Keberangkatan
Tim relawan ABADI akan bertolak ke Mesir untuk menyalurkan bantuan ke Gaza Palestina pada:
* Hari/Tanggal: Kamis, 11 Desember 2025
* Waktu: 18.00 WIB
* Kedatangan di Mesir: 12 Desember 2025
Misi ini akan dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan ABADI, Lalu Lauhul Hamdi, yang akan berangkat bersama dengan 10 relawan lainnya dari lembaga kemanusiaan di Indonesia.
Yayasan ABADI memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar misi kemanusiaan ini dapat berjalan sukses dan tim relawan dapat kembali ke tanah air dengan selamat, membawa kehangatan kembali menyelimuti Palestina.
Editor : Marthadi