LombokPost - Perhelatan malam puncak Pemilihan Puteri Indonesia NTB Tahun 2026, dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/12).
Setelah melalui proses pembekalan dan serangkaian penjurian ketat, 12 finalis yang mewakili daerah masing-masing di NTB, kini siap memperebutkan mahkota bergengsi sekaligus tiket menuju Pemilihan Puteri Indonesia 2026.
Ajang yang tahun ini mengusung tema A Touch of the Beauty: Sasambo Culture, memasuki tahap paling dinantikan menuju grand final. Seluruh rangkaian kegiatan disiapkan untuk menampilkan kecantikan, kecerdasan, serta identitas budaya NTB yang berakar pada keberagaman Suku Sasak, Samawa, dan Mbojo (Sasambo).
Ketua Yayasan Puteri Indonesia NTB Drg. Farida Istiarini menegaskan ajang ini lebih dari sekadar kontes kecantikan. “Pemilihan Puteri Indonesia NTB bukan sekadar kontes kecantikan, namun ajang pencarian duta daerah yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial tinggi,” terangnya, saat temu media di Mataram, Kamis (11/12).
Pihaknya optimistis Puteri Indonesia NTB yang terpilih akan mampu membawa nama baik NTB di panggung Nasional dan bahkan dunia.
Pemilihan ini bertujuan untuk menghadirkan duta perempuan muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial.mempromosikan pariwisata NTB, dan seluruh pesona budaya daerah, mendukung program pengembangan perempuan dan generasi muda Bumi Gora.
Proses seleksi telah melibatkan puluhan kandidat dari berbagai kabupaten/kota di NTB, kemudian mengikuti audisi, pembekalan, serta seleksi berbasis advokasi sosial, intelegensia, dan penampilan.
Proses audisi berlangsung secara offline dan online mulai dari November hingga awal Desember, dengan kerja sama tim di berbagai kabupaten/kota.
Farida melihat antusiasme tinggi dari peserta, bahkan dari lokasi yang sangat jauh. Bahkan salah satu peserta dengan lokasi terjauh adalah dari Brisbane, Australia.
12 finalis tahun ini menampilkan keragaman latar belakang yang menarik, mulai dari mahasiswa, aktivis, profesional muda, hingga pelaku UMKM, yang seluruhnya membawa visi dan advokasi nyata untuk NTB.
“Setelah seleksi ketat, tahun ini terpilih 12 finalis yang dianggap memenuhi kualifikasi standar Puteri Indonesia,” jelasnya.
Malam Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia NTB 2026 akan menjadi momentum penting, bagi para finalis untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka sebelum penobatan pemenang.
Pemenang utama akan dianugerahi gelar Puteri Indonesia NTB 2026, dan mendapatkan kehormatan untuk membawa advokasi daerah ke tingkat nasional, serta berkesempatan mengikuti karantina nasional Pemilihan Puteri Indonesia 2026 di Jakarta.
“Besar harapan kami, ajang ini tidak hanya melahirkan sosok representatif untuk NTB, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi perempuan muda di seluruh daerah,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra, menyampaikan dukungannya menjelang malam Grand Final Putri Indonesia NTB Tahun 2026.
Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi kecantikan, melainkan representasi perempuan-perempuan terbaik yang telah melalui proses kurasi dan seleksi yang ketat.
“Sebentar lagi, dalam hitungan malam, kita akan menyaksikan grand final Putri Indonesia NTB 2026, kita harus bangga karena NTB akan kembali mengirimkan wakil terbaiknya,” kata dia.
Baik finalis maupun pemenang nantinya, sama-sama mendapatkan tugas istimewa yang penuh tantangan. Terlebih sosok yang terpilih menuju Pemilihan Puteri Indonesia 2026, tidak hanya membawa prestasi personal, tetapi juga martabat daerah.
“Putri Indonesia yang berasal dari NTB, tentu membawa keunikan tersendiri. Setiap daerah memiliki karakteristik khasnya masing-masing, dan inilah yang menjadi kekayaan Nusantara,” tegasnya.
Editor : Rury Anjas Andita