LombokPost - Semangat pemberdayaan perempuan menggema saat digelarnya puncak peringatan Hari Ibu tingkat Provinsi NTB. Mengusung tema besar "Perempuan Berdaya dan Berkarya untuk NTB Makmur Mendunia Menuju Indonesia Emas 2045", acara ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri (Ummi Dinda), dalam sambutannya menekankan bahwa hari ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan pengingat akan besarnya potensi perempuan dalam membawa perubahan ekonomi dan sosial.
”Perempuan NTB hari ini tidak hanya dituntut untuk berdaya secara personal, tapi juga mampu berkarya secara kolektif demi mewujudkan NTB yang Makmur Mendunia. Dengan kreativitas dan ketangguhan yang kita miliki, perempuan adalah pilar utama dalam mencetak generasi berkualitas yang akan memimpin Indonesia di tahun 2045 nanti," tegas Ummi Dinda.
Beliau juga mengajak seluruh organisasi wanita di NTB untuk terus bersinergi dengan program-program pemerintah, terutama dalam penguatan ekonomi keluarga dan penurunan angka stunting.
Senada dengan hal tersebut, Bunda Shinta Muhamad Iqbal hadir memberikan sambutan sebagai sosok sesepuh organisasi wanita. Dengan penuh kehangatan, beliau mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur dan kearifan lokal di tengah arus modernisasi.
"Kemajuan teknologi dan tuntutan zaman tidak boleh melunturkan jati diri perempuan NTB sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. Kita harus terus belajar dan melek teknologi agar karya-karya kita bisa menembus pasar dunia, namun kaki kita harus tetap menapak pada etika dan budaya kita sendiri," ujarnya.
Acara puncak ini dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada perempuan-perempuan inspiratif dari berbagai pelosok NTB yang telah memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Penghargaan diserahkan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap semangat Makmur Mendunia bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang dibangun melalui tangan-tangan kreatif perempuan NTB.
Editor : Pujo Nugroho