Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Putra NTB Pecah Bintang! Lalu Iwan Mahardan Resmi Jadi Brigjen Pol, Kini Pegang Peran Strategis Nasional

Marthadi • Kamis, 1 Januari 2026 | 09:10 WIB

Brigjen Pol Lalu Iwan Mahardan bersama istri.
Brigjen Pol Lalu Iwan Mahardan bersama istri.
LombokPost – Karier panjang Lalu Muhammad Iwan Mahardan kembali menorehkan tonggak prestisius.

Putra daerah Nusa Tenggara Barat lulusan AKABRI 1994 itu resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi, setelah naik tingkat dari Komisaris Besar Polisi.

Kenaikan pangkat tersebut menandai babak baru pengabdian perwira kelahiran 22 Januari 1972 ini, yang saat ini dipercaya menempati posisi strategis sebagai sekretaris Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN) RI sejak Maret 2025.

Perjalanan karier Brigjen Pol. Lalu Iwan Mahardan terentang panjang lintas satuan dan wilayah. Ia mengawali pengabdian dari Korps Brimob Polri pada pertengahan 1990-an, dengan berbagai penugasan lapangan di Kalimantan Barat.

Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan, ketangguhan taktis, serta kepekaan sosial sejak usia dinas muda.

Penugasan berikutnya membawanya ke Polda Bengkulu, lalu berlanjut ke Polda Metro Jaya. Di wilayah ibu kota, ia mengemban beragam jabatan strategis, mulai dari Kapolsek Metro Jagakarsa, Kelapa Gading, Penjaringan, hingga Setiabudi. Kompleksitas dinamika keamanan Jakarta menjadi ruang pembuktian kapasitas kepemimpinannya.

Level nasional juga pernah ia jalani. Sosok yang akrab disapa Mamiq Lalu Iwan ini tercatat bertugas di Baharkam Polri, STIK Lemdiklat Polri, hingga Itwasda Polda NTB.

Ia turut dipercaya dalam berbagai agenda besar nasional dan internasional, di antaranya Liaison Officer ASEAN Games 2018, LO Polri KPU RI, serta pengamanan Pemilu Jepang 2019.

Kompetensinya diperkuat dengan beragam pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri. Selain PTIK dan Sespimmen, ia mengikuti pelatihan internasional di Italia dan Thailand, serta pendidikan bahasa Mandarin di Beijing. Kemampuan berbahasa Inggris, Sasak, dan Jawa menjadi modal penting dalam membangun komunikasi lintas sektor.

Sejumlah tanda jasa turut menghiasi perjalanan pengabdiannya, termasuk Satyalancana Kesetiaan 8, 16, dan 24 Tahun, serta Satyalancana Seroja. Seluruh capaian tersebut berpijak pada satu nilai utama: integritas dalam pengabdian.

“Menjadi polisi bukan sekadar profesi, tapi jalan pengabdian untuk menjaga bangsa dengan hati,” ungkap Brigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan usai dilantik.

Kini, melalui peran strategis di Badan Gizi Nasional, Brigjen Pol. Lalu Iwan Mahardan membawa semangat kolaborasi lintas sektor. Dedikasi itu diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik yang lebih humanis, sekaligus menegaskan kontribusi Polri dalam agenda strategis nasional.

 

Editor : Marthadi
#badan gizi nasional #Brigjen Pol Lalu Iwan Mahardan #Putra NTB Jadi Jenderal #Perwira Polri Asal NTB #kenaikan pangkat polri