LombokPost - Respons cepat ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menanggapi bencana banjir yang menerjang wilayah Lombok Barat dan Lombok Tengah.
Pada Rabu (14/1), Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Kalaksa BPBD Provinsi NTB, terjun langsung meninjau lokasi terdampak sekaligus memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat.
Kunjungan lapangan ini menyasar dua titik utama yang mengalami dampak cukup parah, yakni Desa Persiapan Pengantap di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, dan Desa Kabul di Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah.
Turut hadir dalam rombongan ini jajaran Pemkab Lombok Barat, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Baznas, hingga relawan lintas sektor.
Ribuan KK Terdampak, Logistik Jadi Prioritas Berdasarkan data terbaru per 13 Januari 2026, banjir kali ini mengakibatkan dampak yang signifikan.
Lombok Barat: 1.047 KK terdampak dan Lombok Tengah: 300 KK terdampak.
Dalam kunjungannya, Gubernur Iqbal tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menyerahkan bantuan logistik darurat berupa paket sembako, mi instan, air mineral, tikar, dan perlengkapan tidur lainnya bagi warga yang mengungsi atau bertahan di rumah yang terdampak.
Mencari Solusi Permanen Selain menyalurkan bantuan, Gubernur Iqbal memanfaatkan kunjungan ini untuk berdialog langsung dengan kepala desa dan masyarakat setempat.
Fokus utamanya adalah mengidentifikasi penyebab pasti banjir dan mencari solusi jangka panjang agar bencana serupa tidak terulang.
Pemerintah Provinsi terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Pemprov NTB juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk segera memetakan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat terjangan air.
Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Hingga saat ini, layanan kesehatan dan posko bantuan terus disiagakan di lokasi-lokasi strategis untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan medis maupun kebutuhan logistik tambahan.
Editor : Kimda Farida