Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pesan Faozal Jelang Sekda Definitif: Daerah Butuh Pekerja Keras, Bukan Pejabat Cari Panggung

Yuyun Kutari • Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:45 WIB
Lalu Mohammad Faozal
Lalu Mohammad Faozal

LombokPost - Pemprov NTB dalam waktu dekat akan memiliki Sekda definitif. Selama masa transisi tersebut, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menugaskan Lalu Mohammad Faozal sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda NTB, terhitung mulai 10 Januari 2026 hingga beberapa hari ke depan.

Penunjukan tersebut melanjutkan peran Faozal yang sebelumnya telah dua kali dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Sekda NTB. Ia pertama kali menjabat pada 10 Juli 2025 dan menjalankan tugas selama tiga bulan hingga 9 Oktober 2025. 

Masa jabatannya kemudian diperpanjang untuk periode kedua, terhitung sejak 10 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026. Dengan demikian, Faozal telah mengemban tugas sebagai Pj Sekda NTB selama kurang lebih enam bulan.

Baca Juga: Gubernur Iqbal Dalami Kemampuan Tiga Kandidat Calon Sekda NTB, Sembari Tunggu SK Presiden

Selama menjalankan tugas di masa transisi tersebut, Faozal mengaku menjalankannya sebagai bentuk tanggung jawab atas penugasan yang diberikan Gubernur Iqbal. “Ini bagian dari tugas saya. Saya jalani dan nikmati saja," terangnya.

Ia menyadari tidak ada pelaksanaan tugas yang sepenuhnya sempurna, namun seluruh amanah telah diupayakan secara maksimal. "Tentu ada kekurangan, karena tidak ada yang sempurna, tapi semua kita kerjakan sesuai kemampuan,” ujarnya.

Faozal menilai masa transisi yang ia lalui memberikan pengalaman yang sangat berharga, khususnya dalam mengawal program strategis daerah. 

Baca Juga: Gubernur Iqbal Percayakan Faozal Jabat Plh Sekda NTB sampai Ada Pejabat Definitif

Faozal terlibat langsung dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun 2025, sementara pada periode kedua fokus mengawal APBD Murni Tahun 2026 yang harus selaras dengan RJMPD 2025 - 2029.

Menurutnya, pengalaman ini luar biasa, karena dalam prosesnya ada dinamika dan proses politik yang menyertainya apalagi jabatan sekda juga berperan sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan berkoordinasi dengan Banggar DPRD NTB.

Selain pengelolaan anggaran, selama masa transisi tersebut Faozal juga mengawal penataan birokrasi melalui penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru. Ia menilai dinamika tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari tugas seorang Sekda.

Baca Juga: Menanti Sekda NTB yang Definitif, Nama Tiga Besar Belum Disetor ke Gubernur Iqbal

Terkait Sekda definitif yang akan datang, Faozal mengaku belum mengetahui siapa yang akan ditunjuk. Adapun tiga nama calon Sekda NTB yakni Abul Chair selaku kepala Perwakilan BPKP Jawa Timur, Ahmad Saufi yang menjabat asisten Deputi Pemberdayaan dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kementerian Koordinator PMK, serta Ahsanul Khalik selaku kepala Dinas Kominfotik NTB.

Namun, ia berharap pejabat Sekda ke depan mampu bekerja keras dan memiliki komitmen kuat untuk daerah, bukan sekadar mencari panggung.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi NTB ke depan menuntut Sekda yang memiliki kapasitas dan kepemimpinan lebih kuat agar mampu membawa birokrasi berjalan efektif di tengah keterbatasan anggaran.

“Daerah ini butuh orang kerja. Kondisi fiskal kita terbatas, sementara kebutuhan banyak. Di situlah peran sekda sangat penting,” tegasnya.

Baca Juga: Akademisi UIN Mataram Ini Lebih Setuju Sekda NTB Definitif Dijabat ASN Lokal, Begini Alasannya

Kepala BKD NTB Tri Budiprayitno mengatakan sambil menunggu penetapan Sekda definitif, posisi Plh Sekda NTB masih tetap dijabat oleh Asisten II Setda NTB Lalu Mohammad Faozal.

Perpanjangan masa tugas Plh dilakukan sesuai arahan kepala daerah, hingga pejabat definitif ditetapkan. Pihaknya berharap, seluruh proses dapat rampung dalam waktu dekat sehingga NTB sudah memiliki Sekda definitif pada Februari 2026.

Editor : Akbar Sirinawa
#SOTK #Sekda NTB #TAPD #DPRD NTB #Gubernur NTB #Lalu Mohammad Faozal #Sekda #Gubernur Iqbal #NTB #apbd perubahan #Calon Sekda #Pemprov NTB