Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Empat Event NTB Masuk KEN 2026, Budaya Jadi Magnet Wisata

Yuyun Kutari • Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:04 WIB
Masyarakat memadati jalanan, dalam rangka memeriahkan Festival Rimpu Mantika yang sarat makna dan simbol kehormatan perempuan Bima, beberapa waktu lalu.
Masyarakat memadati jalanan, dalam rangka memeriahkan Festival Rimpu Mantika yang sarat makna dan simbol kehormatan perempuan Bima, beberapa waktu lalu.

LombokPost - Sebanyak empat event asal NTB resmi masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, dari total 125 event terpilih yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia. KEN 2026 secara resmi diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada Jumat (23/1). 

Empat event dari NTB yang berhasil lolos tersebut yakni Alunan Budaya Desa di Lombok Timur, Festival Rimpu Mantika di Kota Bima, Gili Festival dan Mulud Adat Bayan di Lombok Utara.

“Kita mengapresiasi dan tentunya mengucapkan selamat kepada empat penyelenggara yang sudah ditetapkan sebagai bagian dari pelaksanaan KEN 2026 ini,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia.

Pada tahun 2025, NTB sendiri mengusulkan 8 event untuk masuk KEN 2026. Rinciannya, Alunan Budaya Desa di Lombok Timur, Festival Sangiang Api di Kabupaten Bima. Perang Topat di Lombok Barat. Gili Festival dan Mulud Adat Bayan di Lombok Utara.

Berikutnya, Festival Rimpu Mantika di Kota Bima, Festival Lakey di Dompu, serta Festival Sukerare Begawe Jelo Nyensek di Lombok Tengah. Namun, dengan 4 event berhasil lolos KEN 2026, Aulia menyebut capaian ini patut disyukuri, sembari menjadikannya bahan evaluasi untuk event yang belum terpilih. 

Karena harus dipahami, event yang tergabung dalam KEN 2026 telah melalui proses kurasi dengan indikator utama meliputi ide dan inovasi, pemasaran dan strategi komunikasi, manajemen kegiatan, manajemen keuangan, serta analisis dampak.

“Ada empat event yang belum masuk akan kita ikhtiarkan kembali. Event-event tersebut tetap kita selenggarakan, sambil melihat poin-poin apa yang perlu disempurnakan sebagai pembelajaran ke depan,” jelas dia.

Lebih lanjut, Aulia menilai keikutsertaan event NTB dalam KEN 2026 memberikan keuntungan besar bagi daerah, terutama karena ke empat event tersebut kental dengan unsur budaya lokal. 

“Ini menjadi sarana untuk memperkenalkan dan menceritakan kepada wisatawan tentang budaya yang kita miliki. Tidak hanya budaya, tapi juga bisa kita kaitkan dengan gastronomi dan potensi lainnya,” ungkapnya. 

Ia pun menegaskan pariwisata NTB tidak hanya bertumpu pada keindahan alam semata, seperti pantai, tetapi juga pada kekayaan budaya dan kuliner. “Kita bukan hanya punya pantai yang indah. Budaya ada, kulinernya juga ada,” tegasnya.

Terkait dukungan Pemprov NTB terhadap empat event tersebut, Aulia menegaskan kolaborasi menjadi kunci utama. Setiap event memiliki ruang untuk dikembangkan bersama, terutama dari sisi promosi dan eksposur. 

“Bagaimana kita menguatkan eksposur event ini melalui strategi komunikasi, baik luar ruang maupun dalam ruang, termasuk digital,” kata dia.

Ini akan dioptimalkan agar event benar-benar berdampak bagi penyelenggara, masyarakat, serta branding dan citra daerah. Karenanya, menatap penyelenggaraan event di tahun 2026, ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan kualitas event.

Menurutnya, event tidak hanya berfungsi sebagai ajang pelestarian budaya, tetapi juga sebagai sarana memperkaya atraksi destinasi wisata. 

“Ini sebagai upaya kita memperkaya atraksi daerah. Ini yang akan kita kuatkan agar bisa terus berlanjut dan berkelanjutan ke depan,” tandasnya.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan melalui KEN 2026, harapannya event di daerah semakin siap menjadi magnet kunjungan wisatawan, memperkuat citra destinasi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Program ini juga sejalan dengan penguatan kampanye #DiIndonesiaAja untuk menumbuhkan kebanggaan berwisata di dalam negeri,” jelasnya, melalui rilis resmi.

Editor : Kimda Farida
#Indonesia #Festival Rimpu Mantika #event #Atraksi Wisata #Karisma Event Nusantara #gILI fESTIVAL #budaya lokal #KEN #NTB #kementerian pariwisata #Pariwisata