LombokPost - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap M Azril Filah Busairi, balita 4 tahun asal Karang Sukun, Kelurahan Selong, Lombok Timur (Lotim), resmi ditutup pada Sabtu (28/2).
Penutupan dilakukan setelah jasad korban ditemukan di pesisir Pantai Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa.
Sekitar 60 nautical mile (NM) dari muara Sungai Selong.
Sebelumnya, Azril dilaporkan hanyut pada Selasa (24/2), setelah terseret arus deras drainase di depan SDN 1 Selong.
Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian intensif dengan menyisir aliran sungai hingga wilayah perairan sekitar muara.
Upaya tersebut berlangsung selama lima hari.
Baca Juga: Anak 4 Tahun Hanyut di Drainase Selong, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Titik terang muncul pada Jumat (27/2) sekitar pukul 14.00 WITA.
Warga Pulau Moyo menemukan jasad seorang balita tersangkut di akar bakau di kawasan pesisir.
Korban mengenakan kaos berwarna biru, sesuai dengan ciri-ciri yang sebelumnya diinformasikan kepada masyarakat.
Baca Juga: Anak 4 Tahun Hanyut di Drainase Selong, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Setelah dilakukan verifikasi oleh pihak keluarga, dipastikan bahwa jasad tersebut adalah Azril.
Kemudian pada Sabtu pagi (28/2), Tim SAR Gabungan bersama Tim Inafis Polres Sumbawa mendampingi keluarga menuju lokasi penemuan.
Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit di Sumbawa untuk menjalani prosedur medis dan identifikasi akhir sebelum diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 12.00 WITA.
Baca Juga: Hari Kedua Pencarian, Bocah 4 Tahun yang Hanyut saat Mandi Hujan Belum Ditemukan
Koordinator Pos SAR Kayangan M Darwis, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut.
Ia mengonfirmasi bahwa dengan ditemukannya korban dan telah diserahterimakan kepada keluarga, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai.
“Jarak penemuan memang cukup jauh, sekitar 60 NM dari muara sungai. Namun dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami tutup,” ujarnya.
Darwis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, di antaranya Pos SAR Kayangan, Pos SAR Sumbawa, Polres Sumbawa, Polres Selong, Unit SAR Lombok Timur, Damkarmat Lotim, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Selong, Kompi 3 Yon B Brimob Polda NTB, BPBD, serta warga Desa Sebotok yang turut membantu hingga korban berhasil ditemukan.
Editor : Pujo Nugroho