Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Respons Cepat Gubernur Iqbal, Warga NTB di Timur Tengah Dipastikan dalam Pemantauan Intensif

Yuyun Kutari • Senin, 2 Maret 2026 | 08:09 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

LombokPost - Menyikapi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melakukan koordinasi langsung dengan sejumlah Duta Besar Republik Indonesia (RI), di negara-negara Teluk dan Iran, guna memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya asal NTB, tetap aman dan terpantau.

Gubernur Iqbal menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral kepala daerah terhadap warganya, di mana pun mereka berada.

“Sebagai kepala daerah, saya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan warga NTB yang berada di luar negeri tetap dalam perlindungan negara, terlebih dalam situasi geopolitik yang berkembang seperti saat ini,” tegasnya, Senin (2/3). 

Baca Juga: Iran Pertimbangkan Mundur dari Piala Dunia 2026 usai Supreme Leader Ali Khamenei Tewas

Komunikasi dilakukan dengan KBRI Teheran (Iran), KBRI Riyadh (Arab Saudi), KBRI Muscat (Oman), KBRI Abu Dhabi (Uni Emirat Arab), KBRI Manama (Bahrain), KBRI Doha (Qatar), serta KBRI Kuwait City.

Dalam pembicaraan tersebut, seluruh perwakilan RI memastikan WNI yang terdata, berada dalam pemantauan intensif melalui jaringan masyarakat Indonesia di masing-masing negara.

Para Duta Besar juga menyampaikan bahwa Rencana Kontinjensi telah diaktifkan sebagai langkah antisipatif apabila terjadi peningkatan eskalasi konflik.

“Para Duta Besar memastikan bahwa seluruh WNI yang terdaftar dalam kondisi terpantau. Masing-masing KBRI telah mengaktifkan rencana kontinjensi sebagai langkah mitigasi jika situasi berkembang lebih jauh,” jelasnya.

Baca Juga: Rudal Hantam Wilayah Dekat Permukiman WNI di Dubai, PMI Resah

Gubernur Iqbal secara khusus menitipkan warga NTB kepada para Duta Besar RI agar mendapatkan perhatian dan perlindungan maksimal. “Saya menitipkan secara khusus warga NTB kepada para Duta Besar. Keselamatan mereka adalah prioritas,” ujarnya. 

Ia juga mengimbau keluarga di NTB yang memiliki anggota keluarga di kawasan Timur Tengah untuk proaktif memastikan data keberadaan mereka tercatat di KBRI atau KJRI terdekat.

Apabila belum terdaftar, keluarga diminta segera menghubungi hotline resmi perwakilan RI di masing-masing negara.

“Kepada masyarakat NTB yang memiliki keluarga di kawasan tersebut, saya mengajak untuk tetap tenang. Pastikan komunikasi dengan KBRI atau KJRI terus terjaga dan ikuti arahan resmi dari perwakilan RI,” bebernya. 

Baca Juga: Timur Tengah Siaga Satu! KBRI Riyadh Rilis Warning Darurat untuk WNI, Segera Lapor Diri Sebelum Terlambat Namun Tetap Tenang!

Dalam komunikasi tersebut, Gubernur Iqbal juga berbagi pengalamannya dalam menangani perlindungan WNI di wilayah konflik pada masa penugasannya sebelumnya di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Diskusi tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi agar perlindungan warga negara berjalan cepat, terukur, dan adaptif terhadap dinamika lapangan.

Gubernur Iqbal turut menyampaikan komunikasi dan pemantauan tidak berhenti pada tahap awal ini. Koordinasi dengan Kemenlu, serta perwakilan RI di luar negeri akan dilakukan secara berkala guna memastikan perkembangan situasi dapat direspons secara cepat dan tepat.

“Kami akan terus memantau dan berkoordinasi secara rutin. Pemerintah daerah tidak boleh abai terhadap situasi global yang berpotensi berdampak pada warga kita,” pungkasnya.

Baca Juga: Eskalasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Pantau Ketat Situasi 58.873 Jemaah Umrah Indonesia yang Berada di Arab Saudi

Pemprov NTB memastikan komitmennya untuk terus hadir, menjaga komunikasi, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menjamin perlindungan warga NTB di manapun berada.

Editor : Akbar Sirinawa
#duta besar #kjri #WNI #Timur Tengah #warga NTB #kbri #iran #kementerian luar negeri #Gubernur Iqbal #NTB #Lalu Muhamad Iqbal #konflik #warga negara indonesia