Lombok Post - Awan mendung menyelimuti jagat otomotif dan dunia kesehatan Nusa Tenggara Barat.
Tokoh karismatik yang juga Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB, H. Lalu Herman Mahaputra atau yang akrab disapa dr. Jack, dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Selasa (10/3) malam.
Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, mengingat kiprah dr Jack yang sangat aktif dalam memajukan sport tourism dan berbagai ajang otomotif bergengsi di Bumi Gora.
Ucapan belasungkawa pun mengalir deras dari berbagai komunitas, klub otomotif, hingga tokoh masyarakat yang merasa kehilangan sosok "panglima" lapangan tersebut.
Sosok Leader yang Humoris dan Dermawan
Di mata para penggiat otomotif, dr. Jack bukan sekadar ketua organisasi, melainkan sosok abang dan sahabat.
Baca Juga: Ini Dia Pesan Haru Vidi Aldiano Soal Perjuangan Melawan Kanker Ginjal Sebelum Meninggal Dunia
Purwoko, salah satu penggiat otomotif dari Fantastik Lombok, mengaku sangat terpukul dengan kabar ini.
Ia mengenang almarhum sebagai pemimpin yang sangat baik, dermawan, dan selalu menyelipkan humor dalam setiap pertemuan.
"Kaget dan sedih mendalam. Beliau adalah leader dan sahabat yang luar biasa. Bahkan sebenarnya saya sudah ada janji dengan beliau untuk menghadap Pak Gubernur NTB sepulang beliau dari Jakarta," tutur Purwoko dengan nada bergetar.
Dedikasi tanpa Batas untuk NTB
Selama menjabat sebagai Ketua IMI NTB, dr. Jack dikenal sebagai motor penggerak berbagai event otomotif, mulai dari skala lokal hingga internasional.
Dedikasinya dalam menyukseskan gelaran di Sirkuit Mandalika maupun sirkuit-sirkuit motocross di NTB telah diakui secara nasional.
Tak hanya di lintasan balap, sebagai seorang dokter, pengabdiannya di dunia kesehatan juga meninggalkan jejak yang mendalam. Kehangatan pribadinya membuat dr. Jack mudah diterima oleh semua kalangan, mulai dari anggota klub motor tua hingga pembalap profesional.
Rencana yang Belum Terwujud
Kepergian dr. Jack menyisakan banyak kenangan dan rencana yang kini menjadi warisan bagi para penerusnya. Semangat dr Jack dalam mempromosikan pariwisata NTB melalui hobi otomotif akan selalu menjadi inspirasi bagi komunitas di daerah ini.
Kini, sang dokter yang humoris itu telah menyelesaikan balapan terakhirnya di dunia. Selamat jalan, dr. Jack. Dedikasi dan tawa hangatmu akan selalu abadi di hati masyarakat NTB. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Editor : Marthadi