LombokPost - Kabar duka yang menyelimuti meninggalnya dr. H. Lalu Herman Mahaputra (dr. Jack) di Jakarta pada Selasa (10/3) menyisakan kesedihan mendalam di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Selain dikenal sebagai tokoh otomotif, dr. Jack adalah nakhoda utama yang membawa misi kemanusiaan PMI NTB menjadi lebih progresif.
Ucapan belasungkawa terus mengalir, salah satunya dari perwakilan PMI NTB, Fahrul Mustofa, yang merasa sangat kehilangan sosok kakak sekaligus mentor dalam berorganisasi.
Baca Juga: Jenazah dr Jack Diterbangkan ke Lombok Besok Pukul 11.00 WIB
Pemimpin yang Fokus dan Berdedikasi Tinggi
Di mata rekan-rekan sejawat di PMI, dr. Jack adalah figur yang mampu menggabungkan ketegasan dengan sikap mengayomi.
Fahrul Mustofa mengenang bagaimana suka dan duka dalam membesarkan organisasi kemanusiaan tersebut telah mereka lalui bersama di bawah kepemimpinan almarhum.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Selamat jalan Kanda Ketua PMI NTB dr. Jack. Engkau adalah sosok pemimpin yang mengayomi, tegas, fokus, dan berdedikasi tinggi demi memajukan organisasi kemanusiaan di NTB," ungkap Fahrul dengan penuh haru.
Warisan Kemanusiaan di Bumi Gora
Selama menjabat sebagai Ketua PMI NTB, dr. Jack dikenal sebagai sosok yang sangat responsif terhadap isu-isu sosial dan kebencanaan.
Baca Juga: NTB Berduka, Mantan Dirut RSUD Provinsi NTB Dokter Jack Tutup Usia di Jakarta Usai Buka Puasa
Keahlian medisnya berpadu dengan ketangkasan manajerial, menjadikan PMI NTB sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dan bantuan darurat bagi masyarakat.
Dedikasi beliau yang tanpa batas dalam mengurus organisasi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa hidupnya diwakafkan untuk melayani orang lain.
Ketulusan dr. Jack dalam menjalankan misi kemanusiaan telah meninggalkan jejak kebaikan yang tak terhapus di hati para relawan dan staf PMI di seluruh kabupaten/kota di NTB.
Doa untuk Sang "Panglima"
Meninggalnya dr. Jack di Jakarta menjadi akhir dari perjalanan panjang seorang putra terbaik NTB yang gigih berjuang di berbagai lini, mulai dari kesehatan, otomotif, hingga kemanusiaan.
"Insya Allah, beliau Husnul Khotimah. Semoga segala amal ibadah Kanda dr. Jack diterima di sisi Allah SWT," tambah Fahrul.
Kini, tugas kemanusiaan yang ditinggalkan dr. Jack menjadi amanah bagi generasi penerus untuk dilanjutkan. Semangat pengabdiannya akan selalu menjadi inspirasi bagi setiap relawan kemanusiaan di Bumi Gora. Selamat jalan, dr. Jack.
Editor : Kimda Farida