Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PWPM NTB dan BAZNAS NTB Gelar Pengajian Ramadan serta Santuni Anak Yatim di Mataram

Akbar Sirinawa • Kamis, 12 Maret 2026 | 18:22 WIB

 

LombokPost-Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Nusa Tenggara Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) NTB menggelar pengajian Ramadan 1447 H dan santunan anak yatim di Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi dakwah dan kepedulian sosial dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Pengajian Ramadan dalam kegiatan tersebut disampaikan Ustaz Najamudin. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya memahami esensi dasar rukun Islam sebagai pondasi dalam menjalankan ibadah puasa.

Ustaz Najamudin mengatakan, “Penting bagi kita untuk memahami esensi dasar dari rukun Islam sebagai pondasi dalam melaksanakan ibadah puasa. Demikian juga nilai iman harus dipahami sebagai asas keyakinan dalam beribadah, sehingga kita dapat menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan, mengharapkan ampunan dan rahmat dari Allah Swt.”

Ketua PWPM NTB Ilham menjelaskan, kegiatan pengajian Ramadan dan santunan anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian sosial Pemuda Muhammadiyah NTB terhadap persoalan kemiskinan di tengah masyarakat.

Menurutnya, anak-anak yatim tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga perhatian terhadap pendidikan spiritual serta pembinaan karakter agar tumbuh menjadi generasi yang kuat lahir dan batin.

Ia mengatakan, “Kegiatan pengajian Ramadan dan santunan anak yatim ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial Pemuda Muhammadiyah NTB dalam menjawab problem kemiskinan di tengah masyarakat. Anak-anak yatim ini harus diberdayakan, dididik jiwa spiritualnya, dan diperhatikan raganya, sehingga kebutuhan mereka terpenuhi secara jasmani dan rohani.”

Ketua Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram Subandriyo menyampaikan apresiasi kepada PWPM NTB atas aksi sosial yang dinilainya sangat berarti bagi keberlangsungan pembinaan di panti asuhan.

Subandriyo mengatakan, “Kami menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada PWPM NTB atas aksi sosial yang luar biasa ini sebagai bagian dari gerakan Muhammadiyah, khususnya dalam memperhatikan Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram.”

Ia juga menegaskan Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan Muhammadiyah di daerah ini. Karena itu, panti asuhan harus terus dirawat dan diberdayakan agar tetap menjadi pusat dakwah dan pelayanan sosial bagi masyarakat.

Ia menambahkan, “Panti Asuhan Muhammadiyah merupakan bukti sejarah berkumpulnya tokoh-tokoh Muhammadiyah. Karena itu, panti asuhan ini harus dirawat, diberdayakan, dan disantuni, sehingga dakwah Muhammadiyah tetap eksis di tengah masyarakat.”

Baca Juga: Nuzulul Quran di SMPN 6 Mataram, Ratusan Siswa Perkuat Literasi Alquran di Bulan Ramadan

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Selain memperdalam pemahaman keagamaan selama Ramadan, acara ini juga memperkuat semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak-anak yatim.

Melalui kegiatan tersebut, PWPM NTB dan BAZNAS NTB menunjukkan bahwa Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah personal, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. 

Editor : Akbar Sirinawa
#santuni anak yatim #Baznas #muhammadiyah #PWPM #NTB #Pengajian Ramadan