Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Arus Mudik di NTB Mulai Terlihat, Penumpang Terminal Tipe A Mandalika Capai 4.000 Orang

Yuyun Kutari • Jumat, 13 Maret 2026 | 15:23 WIB

BERJUMPA KELUARGA: Seorang penumpang menggeret kopernya, menuju salah satu bus tujuan Bima yang berangkat, dari Terminal Tipe A Mandalika, Kamis (12/3).
BERJUMPA KELUARGA: Seorang penumpang menggeret kopernya, menuju salah satu bus tujuan Bima yang berangkat, dari Terminal Tipe A Mandalika, Kamis (12/3).

LombokPost - Arus mudik Lebaran tahun 2026 di Terminal Tipe A Mandalika, Mataram, diperkirakan mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

Komandan Regu 2 Terminal Tipe A Mandalika Muhadi menegaskan pihaknya memperkirakan, kenaikan jumlah penumpang mencapai sekitar 10 persen. 

“Untuk angkutan mudik tahun ini, kami berkirakan kenaikan penumpang itu sekitar 10 persen,” ujarnya, saat ditemui Kamis (12/3).

Menurutnya, peningkatan ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatat kenaikan sekitar 8 persen. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah mulai beroperasinya Terminal Tipe A Mandalika secara penuh sejak 1 Maret lalu. 

Pada musim mudik tahun lalu, kegiatan menaikkan penumpang untuk mudik, belum sepenuhnya berada di dalam area terminal, karena proses pembangunan masih berlangsung, sehingga aktivitas dilakukan, di luar area terminal atau di jalan.

“Sekarang penumpang maupun pengantar, sudah merasa cukup nyaman karena kita sudah mulai beroperasi di dalam terminal,” katanya. 

Ia menjelaskan pembangunan terminal saat ini hampir sepenuhnya rampung. Meski demikian, masih ada tahap evaluasi yang dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas berjalan optimal. 

“Untuk pembangunannya sudah rampung hampir 99 persen. Karena ini masih tahap evaluasi. Kalau ada kekurangan, itu akan menjadi bahan laporan kami kepada pimpinan,” jelas Muhadi.

Sejak mulai beroperasi pada 1 Maret, dan peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat signifikan pada 9 Maret yang tercatat di terminal, terus meningkat.

Untuk kedatangan bus antar kota antar provinsi (AKAP), jumlah penumpang yang datang mencapai sekitar 1.650 orang. 

Sementara itu, untuk keberangkatan didominasi oleh bus antar kota dalam provinsi (AKDP), terutama rute Mataram menuju Bima. Jumlah penumpang keberangkatan tercatat mencapai sekitar 4.244 orang. 

Dari sisi armada, pihak terminal mencatat sekitar 140 bus yang terdata dan lebih dari 100 unit beroperasi melayani penumpang di dalam terminal.

Pihak pengelola terminal juga telah berkoordinasi dengan seluruh perusahaan otobus (PO) yang akan melayani angkutan Lebaran tahun ini.

Sebanyak 11 PO yang beroperasi di Terminal Tipe A Mandalika. 

“Rata-rata satu PO minimal memiliki lima unit sesuai izin. Tetapi ada juga yang punya sampai enam, delapan hingga 20 unit,” katanya. 

Seluruh armada angkutan yang akan melayani masyarakat telah menjalani ramp check oleh petugas terkait.

Pemeriksaan ini dilakukan, sebagai langkah untuk memastikan setiap kendaraan yang beroperasi memenuhi standar keselamatan, kelengkapan administrasi, serta kondisi teknis yang memadai. 

Dalam proses ramp check tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap berbagai komponen penting kendaraan, seperti sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, perlengkapan keselamatan, hingga dokumen kendaraan dan kesiapan pengemudi.

Untuk puncak arus mudik, pihak Terminal Tipe A Mandalika memprediksi akan terjadi pada 14 hingga 16 Maret. Perkiraan tersebut didasarkan pada data pemesanan tiket dari sejumlah PO. 

“Kami cek di semua PO, rata-rata penumpang sudah membooking tiket dari hari sebelumnya. Jadi sebelum masuk puncak Lebaran, tiket sudah banyak dipesan,” terang Muhadi. 

Di momen tersebut, sebagian besar kursi bus sudah terisi penuh oleh penumpang yang telah melakukan pemesanan lebih awal.

“Seat bus sudah full booking semua. Jadi kami perkirakan itu adalah puncak arus mudik tahun ini,” ujarnya.

Dengan tren peningkatan tersebut, jumlah penumpang diperkirakan akan terus bertambah, hingga mendekati puncak arus mudik.

“Kalau melihat kondisi sekarang, kemungkinan bisa tembus sekitar 15.000 penumpang hingga puncak nanti,” pungkasnya.

Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB Junaidi Kasum menegaskan pentingnya pencatatan data penumpang oleh pihak Perusahaan Otobus (PO). 

“Ini sebagai langkah utama untuk memastikan keselamatan, kelancaran, dan pengawasan kesehatan masyarakat,” tegasnya. 

Ini berlaku untuk para owner atau pimpinan PO transportasi, baik yang melayani AKDP, AKAP, maupun angkutan barang lainnya, agar mengimbau seluruh anggota untuk wajib mengisi dan melengkapi daftar nama penumpang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Data penumpang atau manifest harus dicatat sejak pembelian tiket dalam bentuk lembaran khusus.

Hal ini dilakukan agar proses keberangkatan di pelabuhan dapat lebih lancar dan tidak menimbulkan antrean panjang

Editor : Kimda Farida
#penumpang #Mudik Lebaran #mudik #akap #akdp #Antar Kota Antar Provinsi #Mataram #perusahaan otobus #Terminal Tipe A Mandalika #ramp check #terminal #Bima #antar kota dalam provinsi