Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Satpol PP NTB Jadikan "Curvey Pagi" Sebagai Fondasi Disiplin Anggota

Siti Aeny Maryam • Jumat, 3 April 2026 | 19:59 WIB
Kegiatan "Curvey" atau gotong royong ini kembali digelar Satpol PP sebagai bagian dari strategi penguatan etos kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.
Kegiatan "Curvey" atau gotong royong ini kembali digelar Satpol PP sebagai bagian dari strategi penguatan etos kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

LombokPost - Ada pemandangan berbeda di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Senin pagi, 31 Maret 2026. 

Sebelum matahari meninggi dan tugas-tugas lapangan dimulai, seluruh personel menanggalkan sejenak rutinitas administratif mereka untuk memegang sapu, sabit, dan alat kebersihan lainnya.

Kegiatan yang dikenal dengan istilah "Curvey" atau gotong royong ini kembali digelar sebagai bagian dari strategi penguatan etos kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Baca Juga: Sinergi di Balik Langkah Kaki: Cara Kasat Pol PP NTB Bangun Soliditas Personel

Bagi Satpol PP NTB, aksi bersih-bersih selama satu jam sebelum jam kantor dimulai ini bukan sekadar aktivitas fisik. Ini adalah instrumen manajerial untuk membangun disiplin kolektif.

"Lingkungan yang tertata adalah cerminan dari pola pikir yang tertata. Jika personel peduli pada kebersihan kantornya, mereka akan memiliki dedikasi yang sama saat melayani masyarakat di lapangan," ujar Kasat Pol PP NTB, Dra. Nunung Triningsih, M.M., di sela-sela kegiatan.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.15 WITA ini menyisir beberapa titik krusial di area kantor. Seperti di halaman utama dan area parkir guna memberikan kesan profesional bagi tamu dan masyarakat yang berkunjung.

Baca Juga: Kawal Distribusi 30 Ribu Sapi Kurban ke Jabodetabek, Satpol PP NTB Pantau Arus Logistik di Pelabuhan Gili Mas

Lalu penataan ulang tanaman hias untuk menciptakan sirkulasi udara yang segar dan pemandangan yang asri (green office). Serta pembersihan sela-sela lorong dan sudut ruangan untuk memastikan standar kesehatan lingkungan kerja tetap terjaga.

Salah satu tujuan fundamental dari aksi rutin ini adalah memupuk rasa memiliki (sense of belonging). 

Dengan terlibat langsung dalam merawat gedung kantor, setiap anggota diharapkan merasa bertanggung jawab penuh terhadap fasilitas negara yang mereka gunakan.

Kondisi kantor yang bersih diyakini mampu meningkatkan indeks kebahagiaan pegawai di tempat kerja, yang secara otomatis berdampak pada efisiensi dan kualitas pelayanan publik. 

Semangat gotong royong ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar-staf dan pimpinan di luar konteks hirarki tugas yang kaku.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Satpol PP #Kebersihan #kantor #jam kerja #kasat