Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Simulasi Haji 2026 NTB Tingkatkan Kenyamanan Jamaah

Yuyun Kutari • Rabu, 8 April 2026 | 08:53 WIB
SATUKAN PANDANGAN: Rapat koordinasi persiapan Haji musim 2026 yang berlangsung di UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok, Selasa (7/4). (DISKOMINFOTIK NTB FOR LOMBOK POST)
SATUKAN PANDANGAN: Rapat koordinasi persiapan Haji musim 2026 yang berlangsung di UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok, Selasa (7/4). (DISKOMINFOTIK NTB FOR LOMBOK POST)

LombokPost - Pemerintah terus memastikan kesiapan pemberangkatan calon jamaah haji (CJH), pada tahun 2026 berjalan lancar. Total CJH asal NTB yang dijadwalkan menunaikan rukun Islam kelima tahun ini mencapai 5.798 orang, terbagi dalam 15 kloter. 

Tahapan pemberangkatan telah disusun secara rinci. Para CJH akan mulai masuk ke UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok pada 21 April 2026 pukul 06.00 Wita.

Sehari setelahnya, tepatnya pada 22 April 2026, kloter pertama akan diberangkatkan menuju Tanah Suci. Kloter pertama ini berasal dari Kabupaten Lombok Timur, berjumlah 393 orang. 

“Kesiapan operasional asrama haji saat ini telah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung 100 persen pada 15 April 2026,” terang Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok Lalu Madahan saat rapat koordinasi persiapan Haji 2026, Selasa (7/4).

Baca Juga: Manasik Ditutup, Wawali Mataram Ingatkan: Jaga Lisan Saat Haji

Berbagai fasilitas utama telah dipersiapkan untuk mendukung kenyamanan jamaah. Fasilitas utama yang akan digunakan meliputi Gedung Mina, Arafah, dan Shafa sebagai lokasi pelayanan jamaah, sementara Gedung Namira difungsikan sebagai pusat kegiatan panitia.

“Seluruh kamar telah dilengkapi berbagai amenitas, seperti perlengkapan mandi, selimut, handuk, serta fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya. 

Selain fasilitas dasar, UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok juga menyiapkan konsumsi ringan, ketersediaan air bersih, dan dukungan listrik dengan genset berkapasitas 500 kVA sebagai langkah antisipasi.

“Untuk mendukung layanan haji ramah lansia dan disabilitas, kursi roda serta fasilitas pendukung lainnya juga telah tersedia,” terangnya. 

Baca Juga: Di Tengah Konflik Timur Tengah, Calon Jamaah Haji Mataram Tetap Berangkat

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan pihaknya akan melaksanakan simulasi pelayanan jamaah secara menyeluruh, mulai dari kedatangan di embarkasi hingga proses pemberangkatan ke bandara. 

“Peningkatan layanan juga dilakukan di bandara, di mana jamaah tidak lagi diturunkan di area terbuka, melainkan langsung melalui fasilitas kedatangan dengan dukungan eskalator dan lift,” kata dia.

Ini diberlakukan khusus bagi jamaah lansia dan prioritas. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta melindungi jamaah dari kondisi cuaca.

Penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting, karena merupakan pelaksanaan perdana Kemenhaj yang baru.

Baca Juga: Pemerintah Belum Berencana Naikkan BBM Bersubsidi, Persiapan Haji Sudah 100 Persen

Dengan persiapan matang ini, diharapkan seluruh jamaah asal NTB dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, nyaman, dan aman, mulai dari embarkasi hingga tiba di Tanah Suci.

“Ini adalah amanah besar yang harus kita laksanakan dengan pelayanan terbaik bagi jamaah,” tandasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#jamaah lansia #kementerian haji dan umrah #Asrama Haji #NTB #calon jamaah haji