LombokPost - Personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda NTB telah mengecek benda mirip torpedo yang ditemukan di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Senin (6/4) lalu.
Hasilnya, dipastikan benda tersebut tidak berbahaya.
”Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa benda itu bukan bom atau bahan peledak maupun radioaktif. Itu merupakan alat pengukur arus air laut di kedalaman tertentu,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, Selasa (7/4).
Baca Juga: Benda Mirip Torpedo yang Ditemukan di Perairan Gili Trawangan Ternyata Alat Canggih dari China
Dia menjelaskan, alat tersebut umumnya digunakan untuk kepentingan penelitian atau pemantauan kondisi laut.
”Biasanya dipasang pada pelampung atau di dasar laut,” jelasnya.
Meski tidak berbahaya, benda tersebut tetap diamankan pihak kepolisian guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat serta untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut.
Baca Juga: Kapal Perang Iran Meledak Dihantam Torpedo 'Kematian Sunyi' Amerika, Puluhan Tewas!
“Saat ini benda tersebut telah diamankan di Polres setempat (Polres Lombok Utara),” tambahnya.
Dengan adanya hasil temuan tersebut dipastikan benda tersebut tidak berbahaya. Untuk itu masyarakat diimbau tetap tenang.
”Segera melaporkan ke kami apabila menemukan benda mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Polda NTB lebih cekatan melakukan tindakan penelitian terhadap benda tersebut sebab ditemukan di kawasan perairan Gili Trawangan. Kawasan tersebut merupakan andalan pariwisata NTB.
”Jangan sampai membuat resah wisatawan yang sedang berwisata di kawasan tersebut,” kata Kholid.
Sebelumnya, temuan benda mirip torpedo dengan tertulis bahasa jepang cukup heboh di media sosial. Banyak komentar masyarakat menganggapnya sangat berbahaya.
”Sudah kami pastikan tidak berbahaya,” tandasnya. (arl/r5)
Editor : Redaksi