LombokPost - Pemprov NTB melalui Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama resmi mengumumkan hasil seleksi terbuka yang kini telah memasuki tahap akhir, pada Rabu (8/4).
Pengumuman tersebut tertuang dalam Nomor: 800.1.2.3/615/BKD/2026 tentang hasil seleksi terbuka pengisian JPT pratama di lingkungan Pemprov NTB.
Ketua Tim Pansel 1 Prof Riduan Mas’ud membenarkan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan dan kini prosesnya tinggal menunggu penetapan akhir.
Ia menegaskan proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan mengedepankan sistem merit. “Seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemprov NTB, kini memasuki tahap akhir. Panitia seleksi sebelumnya telah menjalankan seluruh tahapan secara objektif, transparan, dan berbasis pada sistem merit,” terang dia.
Menurutnya, tahapan seleksi dimulai dari administrasi, dilanjutkan dengan uji kompetensi, hingga penetapan tiga besar kandidat terbaik di setiap posisi.
Baca Juga: Keluarga Gubernur dan Wagub NTB Ikut Seleksi, Tim Pansel Jamin Independensi dan Transparansi
Ia menekankan proses tersebut tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis dan kualifikasi formal, tetapi juga integritas, rekam jejak, serta kapasitas kepemimpinan para peserta.
“Proses yang dilakukan panitia tidak hanya mengedepankan aspek teknis dan kualifikasi formal, tetapi juga integritas, rekam jejak, serta kapasitas kepemimpinan para peserta,” jelasnya.
Dengan demikian, tiga nama besar yang diajukan merupakan figur-figur terbaik hasil penyaringan yang ketat dan profesional.
Adapun sejumlah nama yang masuk dalam tiga besar untuk masing-masing jabatan strategis telah diumumkan. Untuk posisi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, tiga kandidat terbaik adalah Ahmad Fathoni, Lalu Mirza Amir Hamzah Bapuang, dan Taufik.
Sementara itu, untuk Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, terdapat nama Dedi Rosadi, Syamsul Hadi, dan Hasni.
Pada posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, tiga kandidat yang lolos yakni Ilham Ardiansyah, Lalu Kusuma Wijaya, dan Ahmad Abduh.
Untuk jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, tiga besar diisi oleh Bowo Susatyo, Lalu Wiranata, dan Najib. Sedangkan pada Kepala Dinas Kebudayaan, kandidat yang masuk tiga besar adalah Chandra Aprinova, Hairuddin, dan Muhammad Ihwan.
Di sektor lingkungan, tiga nama untuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah Burhan, Didik Mahmud Gunawan Hadi, dan Samsyiah Samad.
Baca Juga: Pansel Sebut Pelibatan Tim MA di Seleksi Pejabat Eselon II Pemprov NTB Jamin Objektif dan Transparan
Selanjutnya, untuk jabatan Direktur RSUD NTB, tiga kandidat terbaik yakni Asrul Sani, Emirald Isfihan, dan Suriyadi. Untuk Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB, terdapat Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf, Bowo Susatyo, dan Ng Phi Shi.
Adapun Wakil Direktur Umum dan Operasional RSUD NTB diisi oleh Erick Widodo, Abdullah, dan Srianingsih. Untuk Wakil Direktur SDM, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian, tiga kandidatnya adalah Laily Indrayanti Yusuf, I Putu Artawan Prayoga, dan Wahyu Hidayat.
Kemudian, untuk Wakil Direktur Pelayanan RSUD NTB, nama-nama yang masuk tiga besar yakni Adi Wira Perdhana, Wahyu Wirawan Triyono, dan Wiwik Nurlaela.
Selain itu, untuk jabatan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, terdapat Amir, Chandra Aprinova, dan M Zuhudy Kadran. Sementara untuk Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda NTB, tiga kandidat terbaik adalah Charisma Putra, Dadang Fajar, dan Yus Harudian Putra.
Editor : Akbar Sirinawa