Bertempat di Aston Inn Mataram pada Senin (20/4/2026), agenda ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memacu profesionalisme aparatur penegak Peraturan Daerah (Perda).
Dalam pidatonya, Sekda NTB menginstruksikan adanya transformasi paradigma penegakan hukum yang tetap tegas namun tetap mengedepankan sisi humanis demi merespons dinamika sosial masyarakat.
Baca Juga: Menteri PPPA Tekankan Kampus Aman dan Responsif Gender di Unram
Workshop ini mengangkat tema khusus, yakni “Penguatan Kapasitas Satpol PP dalam Penegakan Perda yang Humanis, Inklusif, dan Berperspektif PUGIS.”
Partisipasi peserta mencakup perwakilan Satpol PP dari seluruh kabupaten dan kota di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan buah kolaborasi antara Satpol PP Provinsi NTB dengan SKALA, sebuah program kemitraan Indonesia-Australia yang fokus pada peningkatan layanan dasar inklusif bagi warga miskin dan kelompok rentan.
Baca Juga: Tim Forensik Serahkan Hasil Otopsi ke Penyidik, Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung
Ketua Program SKALA NTB, Lalu Anja Kusuma, menekankan bahwa kapasitas SDM yang mumpuni adalah kunci utama pemerintahan yang responsif dan adil.
Kegiatan ini bertujuan mempererat koordinasi lintas daerah agar penegakan aturan berjalan selaras di seluruh penjuru NTB.
Output yang diharapkan adalah lahirnya penegakan Perda yang adaptif serta memiliki perspektif gender dan inklusi sosial (PUGIS).
Baca Juga: Kasus Tambang Emas Beromzet Rp 90 Miliar Kembali Dibuka
Melalui momentum ini, Satpol PP diharapkan tidak hanya menjadi pengawal peraturan, tetapi juga mampu menjawab tantangan pembangunan terkini dengan pendekatan yang jauh lebih merangkul seluruh lapisan masyarakat.
Editor : Siti Aeny Maryam