LombokPost – Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) resmi berganti. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja untuk mengemban amanah sebagai kapolda NTB yang baru.
Penunjukan ini tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor ST/337/V/KEP/2026 tertanggal 8 Mei 2026, yang merupakan bagian dari mutasi besar-besaran terhadap sembilan kapolda di seluruh Indonesia.
Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja menggantikan Irjen Pol Edy Murbowo yang dimutasi sebagai Pati Polda NTB dalam rangka memasuki masa purnatugas atau pensiun.
Sebelum ditarik ke Bumi Gora, Irjen Pol Kalingga menjabat sebagai kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri.
Baca Juga: Sikat Habis 'Halinar', Lapas Terbuka Lombok Tengah Gelar Razia dan Tes Urine Mendadak
Sementara itu, jadwal serah terima jabatan (sertijab) masih menunggu agenda resmi dari Mabes Polri.
Profil dan Rekam Jejak Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja
Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja merupakan perwira tinggi Polri kelahiran Solo, 2 November 1970. Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 yang memiliki pengalaman mendalam di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengawasan.
Sepanjang kariernya, jenderal bintang dua ini telah menduduki berbagai posisi strategis, di antaranya:
- Kapolresta Tegal (2010)
- Kapolres Klaten (2011)
- Karo SDM Polda Kepulauan Riau (2015)
- Karo SDM Polda Riau (2016)
- Irwasda Polda Aceh (2021)
- Irwasda Polda Jawa Barat (2023)
- Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri (2024)
Baca Juga: PLN NTB Perkuat Keandalan Listrik Mataram, Lakukan Pemeliharaan Jaringan tanpa Pemadaman
Selain prestasi kedinasan, Irjen Pol Kalingga juga memiliki ikatan kekeluargaan yang kuat dengan wilayah Sulawesi Utara setelah mempersunting Ny. Bulawan Widihastuti Binol, yang merupakan Putri Bolaang Mongondow (Nanu Totabuan) tahun 1997.
Penyegaran Organisasi Polri
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa rotasi jabatan ini adalah hal yang alamiah dalam tubuh Korps Bhayangkara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel.
"Mutasi ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, agar Polri semakin adaptif dalam menghadapi tantangan tugas yang dinamis," ujar Isir dalam keterangan tertulisnya.
Editor : Marthadi