Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Target Penurunan Stunting, BKOW NTB Studi Tiru ke Mojokerto

Pujo Nugroho • Kamis, 14 Mei 2026 | 11:40 WIB
Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri usai studi tiru bersama BKOW NTB ke Pemkot Mojokerto. (KOMINFOTIK NTB)
Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri usai studi tiru bersama BKOW NTB ke Pemkot Mojokerto. (KOMINFOTIK NTB)

 

LombokPost - Upaya serius untuk menekan angka stunting di NTB terus dilakukan Pemprov NTB. Wakil Gubernur NTB sekaligus Ketua Umum BKOW NTB Indah Dhamayanti Putri atau yang akrab disapa Umi Dinda, melakukan kunjungan studi tiru ke Mojokerto, Jawa Timur, pada Rabu (13/5). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi serta mengadopsi praktik baik demi percepatan penurunan stunting yang lebih progresif.

Rombongan BKOW NTB disambut hangat di Pendopo Sabha Mandala Madya oleh jajaran Pemkot Mojokerto. Pertemuan ini menjadi ajang diskusi bagi Umi Dinda dalam melihat bagaimana tata kelola pemerintahan di Mojokerto mampu memberikan dampak nyata pada penurunan stunting. Strategi yang tepat sasaran menjadi kunci utama agar masalah stunting di NTB bisa terselesaikan dengan melibatkan banyak pihak.

Dalam paparannya, Pemkot Mojokerto menunjukkan keberhasilan luar biasa dengan menekan prevalensi stunting hingga menyentuh angka 0,92 persen pada April 2026. Angka ini menjadi inspirasi bagi BKOW NTB untuk membawa pulang formula sukses tersebut. Menurut Umi Dinda, kunci dari keberhasilan tersebut adalah sinkronisasi data dan intervensi yang tidak terputus di tengah jalan dalam menangani stunting di NTB.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, BKOW NTB Adopsi Strategi Pemberdayaan Perempuan dari Jawa Timur

Sebagai Wagub NTB, Umi Dinda menyebut bahwa pola pendampingan keluarga di Mojokerto sangat intensif hingga menyentuh level rumah tangga. Hal ini dinilai sangat relevan untuk diaplikasikan dalam program penurunan stunting di berbagai kabupaten/kota di NTB. BKOW NTB berkomitmen untuk memastikan setiap bantuan gizi dan edukasi benar-benar sampai ke tangan keluarga yang membutuhkan.

"Yang menarik di Mojokerto adalah penguatan koordinasi lintas sektor yang sangat solid. Pendampingannya terukur, sehingga intervensi untuk penurunan stunting tidak berhenti di tingkat program saja. Pola ini yang akan kita perkuat untuk mengatasi stunting di NTB," ujar Umi Dinda dengan penuh optimisme.

Lebih lanjut, Umi Dinda menekankan bahwa keberhasilan Mojokerto didukung kekuatan regulasi dan dukungan dana dari 18 OPD setiap tahunnya. BKOW NTB melihat bahwa dukungan pentahelix, mulai dari akademisi hingga media, memegang peranan vital. Kolaborasi inilah yang menjadi senjata utama dalam upaya masif penurunan stunting agar angka prevalensi stunting di NTB terus merosot tajam.

Baca Juga: Indah Dhamayanti Putri Ajak Pengurus BKOW NTB Tingkatkan Kepedulian di 10 Hari Terakhir Ramadan  

Dalam kunjungan tersebut, terungkap bahwa Mojokerto memiliki 27 regulasi khusus mengenai pencegahan stunting. Hal ini memantik semangat BKOW NTB untuk mendorong kebijakan yang lebih inklusif di daerah. Bagi Umi Dinda, keberpihakan anggaran dan kemauan politik dari kepala daerah adalah fondasi utama untuk memastikan program penurunan stunting berjalan berkelanjutan.

Pendekatan inovatif seperti pemberian makanan lengkap bagi balita dan gerakan remaja sehat juga menjadi poin penting yang dicatat oleh Wakil Gubernur NTB.

Melalui peran BKOW NTB, diharapkan organisasi wanita di daerah bisa menjadi motor penggerak edukasi gizi di masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku masyarakat dalam menangani masalah stunting di NTB.

Menutup kegiatannya, Umi Dinda menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara sektoral atau sendiri-sendiri. Diperlukan kerja kolaboratif yang konsisten antara pemerintah dan masyarakat. BKOW NTB berharap hasil studi tiru ini menjadi referensi penting dalam memperkuat strategi penurunan stunting yang lebih adaptif dan berdampak langsung pada kualitas generasi masa depan demi mengakhiri persoalan stunting di NTB.

Editor : Pujo Nugroho
#Stunting di NTB #Indah Dhamayanti Putri #Wakil Gubernur NTB #penurunan stunting #BKOW NTB