Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lawan Pengangguran, Rene Suhardono Bagikan 9 "Rumus Anti Nganggur" dalam Buku Terbarunya

Nurul Hidayati • Jumat, 15 Mei 2026 | 06:32 WIB
Penulis dan life coach ternama, Rene Suhardono saat berikan materi dalam acara bedah buku bersama Bank Indonesia NTB.
Penulis dan life coach ternama, Rene Suhardono saat berikan materi dalam acara bedah buku bersama Bank Indonesia NTB.

LombokPost – Penulis dan life coach ternama, Rene Suhardono, kembali menghadirkan panduan strategis bagi para pencari kerja dan profesional melalui konsep yang ia sebut sebagai "Rumus Anti Nganggur".

Materi yang dimuat dalam buku terbarunya ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam memandang karier dan pekerjaan.

Dalam buku yang diterbitkan oleh Lentera Hati ini, Rene menekankan bahwa pekerjaan sejati bukanlah sekadar mencari status atau penghasilan (cuan), melainkan sebuah kontribusi nyata yang membangun portofolio kehidupan yang bermakna.

Baca Juga: Bank Indonesia Dorong UMKM dan Pariwisata NTB Akses Pembiayaan Syariah  

Sembilan Poin Inti Rumus Anti Nganggur

Berdasarkan buku berikut adalah sembilan langkah esensial untuk terhindar dari jebakan pengangguran.

1. Kenali Aspirasi: Membedakan antara ambisi kosong dengan aspirasi diri yang nyata melalui penataan ego dan pengamatan lingkungan.

Baca Juga: Edukasi CBP Rupiah Bank Indonesia Sukses Tekan Peredaran Upal di NTB

2. Penuhi Panggilan: Menjadikan pendapatan sebagai konsekuensi, bukan tujuan akhir dari sebuah pekerjaan.

3. Perbanyak Refleksi: Mengutamakan persiapan dan penyelesaian amanah dibandingkan sekadar memupuk ambisi tanpa arah.

4. Berkreasi dan Bertumbuh: Mencari ruang kerja yang memberikan kesempatan untuk terus berkembang secara kreatif.

Baca Juga: Bank Indonesia dan Pemprov NTB Terus Dukung Perluas Pasar Digital Lewat QRIS

5. Adaptasi Zaman: Memanfaatkan perkembangan teknologi dan alat (tools) yang tersedia untuk memperbarui keahlian secara konsisten.

6. Networking Strategis: Membangun relasi bukan tentang siapa yang dikenal, melainkan siapa yang mengenal kapasitas diri kita.

7. Butuh Pembimbing: Menyadari pentingnya sosok pendamping atau mentor yang lebih piawai untuk mengarahkan perjalanan karier.

8. Portofolio Karya: Memahami bahwa karier adalah kumpulan kontribusi, karya, dan kreasi, bukan sekadar daftar posisi jabatan.

9. Pantang Menyerah: Tidak menyalahkan keadaan dan terus meningkatkan kualitas ikhtiar sebelum "mengibarkan bendera putih".

Pesan bagi Profesional

Rene Suhardono mengingatkan bahwa mayoritas pekerjaan sebenarnya tidak pernah diumumkan secara terbuka, melainkan ditemukan melalui jejaring dan reputasi.

Oleh karena itu, ia mendorong setiap individu untuk berhenti sekadar "menunggu lowongan" dan mulai membangun rekam jejak yang mumpuni.

"Belum sekarat, kan? Istirahat sejenak jika lelah. Ikhtiar lagi setelah itu. Ayo!" tulis pesan penutup dalam salah satu bagian bukunya, menekankan pentingnya resiliensi di tengah dinamika dunia kerja saat ini.

"Punya pekerjaan apapun itu wajib disyukuri. Karena apa pun pekerjaan yang anda jalani saat ini, selalu ada orang lain yang lebih hebat, lebih mampu, lebih relevan dibandingkan anda. Bahwa pekerjaan ini dipercayakan pada anda adalah garis tangan ketetapan Allah Sang Maha Perencana dan Penentu Segala Rencana. Jalani sepenuh hati dan sekuat tenaga hingga tuntas," pesan Rene Suhardono.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Rene Suhardono #rekam jejak #portofolio #buku #karier