Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kopi Arabika Sembalun Dijaga Ketat, Kemenkum NTB Turun Langsung Awasi Reputasi Produk IG

Kimda Farida • Senin, 25 Mei 2026 | 12:30 WIB
Tim Kanwil Kemenkum NTB melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap MPIG Kopi Arabika Sembalun di Lombok Timur guna memastikan kualitas dan reputasi produk Indikasi Geografis tetap terjaga.
Tim Kanwil Kemenkum NTB melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap MPIG Kopi Arabika Sembalun di Lombok Timur guna memastikan kualitas dan reputasi produk Indikasi Geografis tetap terjaga.

LombokPost--Popularitas Kopi Arabika Sembalun sebagai salah satu kopi unggulan Nusa Tenggara Barat terus meningkat.

Untuk menjaga kualitas dan reputasinya tetap terjamin, Kanwil Kemenkum NTB turun langsung melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap MPIG Kopi Arabika Sembalun pada Sabtu (23/5) hingga Minggu (24/5).

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan produk Indikasi Geografis (IG) Kopi Arabika Sembalun tetap dikelola sesuai dokumen deskripsi dan standar kualitas yang telah ditetapkan.

Pengawasan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produk unggulan daerah agar mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mendukung sektor ekonomi dan pariwisata di kawasan Sembalun.

Kepala Kanwil Kemenkum NTB, I Gusti Putu Milawati, mengapresiasi konsistensi para petani dan pengelola IG dalam menjaga mutu Kopi Arabika Sembalun.

Menurutnya, pengembangan kopi khas Sembalun harus dilakukan secara natural dan berkelanjutan dengan tetap memperkuat sistem pengelolaan serta kualitas produk.

“Penguatan kualitas dan sistem pengelolaan menjadi hal penting agar Kopi Arabika Sembalun tetap memiliki reputasi yang baik sebagai produk Indikasi Geografis,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik Bale Coffee Sembalun, Hery, menyebut keberadaan status Indikasi Geografis membawa dampak besar terhadap kepercayaan konsumen.

Baca Juga: Tukar Guling Aset Pemkab Loteng dan ITDC Berproses di Tahap Administrasi

Menurutnya, masyarakat kini semakin memprioritaskan Kopi Arabika Sembalun karena adanya jaminan kualitas dan reputasi produk.

Bahkan, sebagian petani mulai beralih dari tanaman sayur ke kebun kopi karena dinilai memiliki prospek ekonomi lebih menjanjikan.

“Petani sekarang lebih yakin mengembangkan kopi karena pasarnya jelas dan kualitasnya sudah dikenal,” katanya.

Saat ini, MPIG Kopi Arabika Sembalun terus memperkuat soliditas kelompok serta mendorong penambahan anggota baru.

Dari sisi kualitas, standar kopi yang diterapkan disebut sudah berada di atas standar kopi pada umumnya, mulai dari proses sizing hingga cupping.

Selain itu, pemasaran Kopi Arabika Sembalun kini semakin luas setelah tergabung dalam asosiasi pasar nasional.

Fokus utama pengembangan pun tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga menjaga reputasi dan memperluas pengenalan produk ke masyarakat.

Dalam menjaga kualitas cita rasa, MPIG turut berkoordinasi dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia sebagai lembaga penerbit sertifikat uji cita rasa kopi.

Baca Juga: Aula Baru Kantor Lurah Cilinaya Kini Tampil Modern, Siap Jadi Pusat Pelayanan dan Musyawarah Warga

MPIG juga menegaskan bahwa metode pengolahan yang diakui dalam dokumen Indikasi Geografis meliputi natural, fully wash, honey, dan semi wash.

Sementara proses eksperimental seperti wine, infus, dan anaerob tetap dijelaskan kepada konsumen sebagai proses di luar ketentuan IG.

Pengawasan Kanwil Kemenkum NTB kemudian dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke kebun kopi, lokasi pembibitan, hingga green house penjemuran kopi untuk memastikan standar budidaya dan pengolahan benar-benar diterapkan oleh anggota MPIG.

Ke depan, Kanwil Kemenkum NTB memastikan pendampingan dan pengawasan terhadap pemanfaatan Indikasi Geografis Kopi Arabika Sembalun akan terus dilakukan agar reputasi kopi khas kaki Gunung Rinjani tersebut tetap terjaga di pasar nasional maupun internasional.

 
 
 
 
Editor : Kimda Farida
#I Gusti Putu Milawati #Kemenkum #Kemenkum NTB #Kanwil Kemenkum NTB