Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tembus 163 Ribu Ton! Bulog NTB Genjot Serapan Gabah Petani di Musim Tanam Kedua, Siapkan Strategi Khusus Ini Demi Amankan Stok

Nurul Hidayati • Rabu, 3 Juni 2026 | 14:43 WIB
Panen Kedua Jadi Andalan, Bulog NTB Percepat Penyerapan Gabah Petani. (IST)
Panen Kedua Jadi Andalan, Bulog NTB Percepat Penyerapan Gabah Petani. (IST)

LombokPost – Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) terus tancap gas mempercepat penyerapan gabah dan beras hasil jerih payah petani lokal.

Langkah agresif ini dilakukan guna memenuhi target pengadaan pangan sepanjang tahun 2026.

Catatan manis berhasil ditorehkan hingga awal Juni 2026, di mana realisasi serapan di bumi NTB telah menyentuh angka 163.234 ton setara beras.

Baca Juga: Beras SPHP Jadi Penyelamat Dompet Masyarakat Kecil, Bulog Pastikan Stok Aman Sepanjang Tahun

Jumlah tersebut setara dengan 68 persen dari total target daerah yang dipatok sebesar 240.661 ton setara beras. Moncernya rapor lokal ini berbanding lurus dengan capaian Perum Bulog di level nasional yang sukses menyerap 3.008.626 ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebanyak 4 juta ton hingga Rabu (3/6).

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil NTB, Mara Kamin Siregar, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengendurkan perburuan pasokan. Bulog bakal memaksimalkan potensi panen pada musim tanam kedua yang saat ini tengah berlangsung di berbagai daerah di NTB.

“Target serapan tahun ini sebesar 240.661 ton setara beras. Pengadaan tetap dilakukan untuk gabah dan beras sekaligus, karena potensi masa tanam periode kedua di berbagai wilayah NTB sedang dilaksanakan bersama mitra pengadaan,” terang Mara Kamin Siregar di Mataram, Rabu (3/6).

Baca Juga: Indonesia Swasembada Beras! Stok Tembus 5 Juta Ton, Komisi III DPR RI Kaget Lihat Isi Gudang BULOG Sunter

Dobrak Batas Jangkauan: Dari Tambah Gudang hingga Bentuk TJP

Guna memastikan target besar yang tersebar di wilayah kerja Kantor Cabang Sumbawa, Bima, dan Lombok Timur ini berhasil diamankan, Bulog NTB telah meracik sejumlah strategi taktis di lapangan.

Ekspansi Ruang Simpan: Bulog NTB menyiasati keterbatasan sarana dengan menambah kapasitas penyimpanan melalui pemanfaatan gudang sewa milik mitra maupun pihak swasta.

Baca Juga: Stok Melimpah, BULOG Rapel Bantuan Pangan Dua Bulan Sekali Gus: Setiap Keluarga Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter MinyaKita

Menerjunkan Tim Jemput Pangan (TJP): Meningkatkan sinergi intensif bersama TNI dan pemerintah daerah untuk membentuk tim khusus yang bergerak lincah menjemput hasil panen.

Sistem Intelijen Harga: Melakukan pemantauan langsung di lokasi panen serta mengawasi pergerakan harga gabah secara ketat agar tidak merosot di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Langkah ini krusial untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan hasil bumi terserap optimal.

Rekor Stok Tertinggi dalam Sejarah Modern

Keberhasilan serapan ini diakui secara nasional oleh Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, sebagai tonggak sejarah baru dalam pengelolaan pangan nasional. Kebijakan penetapan HPP sebesar Rp6.500 per kilogram dinilai menjadi stimulus efektif yang memberikan kepastian pasar dan perlindungan harga bagi para petani di seluruh pelosok negeri.

Rapor Gemilang Stok Pangan Nasional (Per Juni 2026)

Realisasi Serapan Nasional: Berhasil mengamankan 3 juta ton setara beras.

Total Stok yang Dikelola Bulog: Melampaui 5 juta ton.

Status: Rekor tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional.

Dengan cadangan beras yang melimpah ini, negara memiliki fondasi yang sangat kuat untuk mendukung program penstabilan harga pasar, penyaluran bantuan pangan, hingga kesiapan menghadapi potensi bencana alam maupun gejolak pasar tak terduga.

Mengingat musim panen masih menyisakan potensi besar di beberapa wilayah, termasuk musim tanam kedua di NTB, Bulog optimistis target pengadaan nasional sebesar 4 juta ton setara beras bakal lunas dikerjakan jauh sebelum akhir tahun berganti.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Serapan Bulog NTB 2026 #Mara Kamin Siregar Bulog #Target Pengadaan Beras NTB #Tim Jemput Pangan Bulog #cadangan beras pemerintah