Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MTQ XXXI Teguhkan Ikhtiar NTB Menuju Serambi Alquran, Lombok Tengah Sukses Penyelenggaraan dan Sukses Prestasi

Redaksi • Rabu, 17 Juni 2026 | 06:45 WIB
SUKSES: Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri bersama sejumlah kepala daerah dan panitia saat penutupan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Bencingah Agung Masmirah Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/6). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)
SUKSES: Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri bersama sejumlah kepala daerah dan panitia saat penutupan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Bencingah Agung Masmirah Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/6). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)

LombokPost - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Bencingah Agung Masmirah Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/6).

Bertepatan dengan malam pergantian 1 Muharram 1448 Hijriah, penutupan MTQ menjadi momentum strategis untuk menguatkan komitmen membumikan nilai-nilai Alquran sekaligus meneguhkan ikhtiar mewujudkan NTB sebagai Serambi Alquran.

Pada kesempatan yang sama, Kabupaten Lombok Tengah mencatatkan prestasi membanggakan dengan sukses sebagai tuan rumah sekaligus keluar sebagai Juara Umum MTQ XXXI.

Baca Juga: PLN NTB Jaga Keandalan Listrik MTQ di Lombok Tengah Berjalan tanpa Gangguan

Dalam sambutannya, Wagub yang karib disapa Umi Dinda ini menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang semata sebagai ajang perlombaan membaca, menghafal, atau memahami Alquran.

Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar membangun peradaban Qur’ani dengan menyiapkan generasi yang menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup, sumber akhlak, dan fondasi pembangunan daerah.

Insya Allah, Alquran akan menjadi benteng yang kokoh bagi generasi-generasi Islami yang kelak mewarisi estafet pembangunan di NTB,” ujar Umi Dinda.

Baca Juga: Membumikan Ecotheology: Catatan Aktual dari Majelis VIII KTIQ pada MTQ XXXI NTB

Menurut Wagub Umi Dinda, ukuran keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh siapa yang meraih gelar juara. Tetapi juga oleh semakin kuatnya kecintaan masyarakat terhadap Alquran, tumbuhnya persaudaraan di antara seluruh kabupaten dan kota, serta lahirnya semangat untuk mengamalkan nilai-nilai Qur'ani dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong agar MTQ menjadi bagian dari gerakan pembinaan Alquran yang berkelanjutan.

Upaya tersebut sejalan dengan visi besar menjadikan NTB sebagai Serambi Alquran, yakni daerah yang tidak hanya melahirkan qari, qariah, mufassir, mufassirah, hafiz, dan hafizah berprestasi. Tetapi juga masyarakat yang menjadikan ajaran Alquran sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan berkemajuan.

Baca Juga: Mengaji Qur’an, Mengeja Kebudayaan, Merekat Kemanusiaan (Sebuah Refleksi dari Arena MTQ Provinsi NTB 2026)

Wagub Umi Dinda, juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Hakim, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), panitia pelaksana, aparat keamanan, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.

Wagub Umi Dinda berharap para juara yang lahir dari MTQ XXXI mampu menjadi duta terbaik NTB di tingkat nasional sekaligus mengembalikan tradisi prestasi daerah di panggung Musabaqah Tilawatil Quran Indonesia.

Mengakhiri sambutannya, Wagub Umi Dinda mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan memperkokoh sinergi membangun NTB yang religius, harmonis, maju, dan mendunia.

Wagub Umi Dinda menegaskan bahwa semangat MTQ tidak boleh berhenti di arena perlombaan, tetapi harus terus hidup dalam keluarga, lembaga pendidikan, pemerintahan, dan kehidupan sosial sebagai bagian dari ikhtiar membumikan Alquran.

Dengan berakhirnya MTQ XXXI, perlombaan memang telah usai, namun ikhtiar membangun peradaban Qur’ani di NTB justru memasuki babak yang lebih penting menjadikan nilai-nilai Alquran sebagai fondasi dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat persatuan, dan mewujudkan cita-cita besar NTB sebagai Serambi Alquran yang membawa rahmat dan kemaslahatan bagi semua.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXI di daerahnya.

Menurut Pathul Bahri, berakhirnya musabaqah bukan berarti berakhir pula gema Alquran, melainkan menjadi awal untuk semakin membumikan ajaran dan akhlak Qur'ani dalam kehidupan masyarakat.

Pathul Bahri juga mengapresiasi penilaian jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia yang menyebut penyelenggaraan MTQ XXXI NTB memiliki kualitas dan atmosfer setara dengan MTQ tingkat nasional.

Bagi Pemkab Lombok Tengah, apresiasi tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus meningkatkan pembinaan Alquran dan menjaga tradisi prestasi yang telah diraih.

Prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh Kabupaten Lombok Tengah, yang berhasil meraih Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 dengan perolehan 245 poin, sekaligus melengkapi keberhasilannya sebagai tuan rumah.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Lombok Timur dengan 177 poin, disusul Kabupaten Lombok Barat (147 poin), Kabupaten Bima (142 poin), Kabupaten Sumbawa Barat (141 poin), Kabupaten Sumbawa (102 poin), Kota Mataram (101 poin), Kota Bima (87 poin), Kabupaten Dompu (58 poin), dan Kabupaten Lombok Utara (42 poin).

Hasil tersebut mencerminkan semakin berkembangnya pembinaan Tilawatil Quran di seluruh kabupaten dan kota di NTB.

Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ telah menjadi ruang memperkuat silaturahmi, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memotivasi setiap daerah untuk terus melahirkan generasi Qurani yang unggul dan berprestasi. (lil/diskominfotikntb)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#serambi alquran #nasional #mtq #NTB #tuan rumah