LombokPost - Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di NTB berlangsung meriah melalui ajang Lomba Cidomo Hias Kapolda NTB Cup I "Cidomo Fest 2026" yang digelar di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (20/6).
Festival yang mengangkat ikon transportasi tradisional khas Lombok itu diikuti 31 peserta cidomo yang tergabung dalam Koperasi Janur Indah. Ratusan warga dan wisatawan memadati sepanjang rute parade yang mengelilingi Gili Trawangan.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga eksistensi cidomo sebagai identitas budaya dan daya tarik wisata di kawasan Gili Tramena, yang meliputi Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.
“Cidomo merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan pariwisata Gili Tramena. Keberadaannya harus terus dipertahankan sebagai kearifan lokal yang menjadi ciri khas kawasan wisata ini,” ujar Kholid menyampaikan pesan Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WITA itu dihadiri langsung Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Much Sjasul Arif, Dandim 1606/Mataram Kolonel Inf Nyarman, Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Sahabudin.
Turut hadir jajaran Pejabat Utama Polda NTB dan Polres Lombok Utara, Ketua Gili Hotel Association (GHA) Lalu Kusnawan, serta Ketua Lembaga Adat Gili Trawangan Raisman Purwadadi.
Dalam kesempatan tersebut, kapolda NTB secara simbolis melepas peserta parade cidomo hias. Seluruh peserta kemudian menampilkan berbagai kreasi dekorasi yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Polda NTB menilai sinergi antara masyarakat, pelaku wisata, pemerintah daerah, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata di kawasan super prioritas tersebut.
Baca Juga: Meriah, OTO Show Mobil Listrik BSI di Kantor Gubernur NTB Catatkan Penjualan 36 Unit
Selain melestarikan budaya lokal, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat citra Gili Trawangan sebagai destinasi wisata yang unik, ramah lingkungan, dan berbasis kearifan lokal.
Pada akhir perlombaan, peserta nomor urut 21 atas nama Irman berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai tertinggi, yakni 465 poin. Atas prestasinya tersebut, Irman berhak membawa pulang hadiah utama berupa paket ibadah umrah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun wisatawan yang hadir.
Editor : Marthadi