Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung fasilitas pelayanan publik serta mengevaluasi kedisiplinan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup instansi tersebut.
Dalam arahannya di aula kantor, Wagub yang akrab disapa Umi Dinda ini menegaskan bahwa Disnakertrans memegang peran yang sangat strategis. Sektor tenaga kerja dan transmigrasi yang dikelola instansi ini menjadi salah satu indikator utama penilaian daerah.
"Disnakertrans ini menggambarkan wajah Nusa Tenggara Barat, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional. Tugas di sini tidak mudah, saya hadir untuk memberikan semangat kepada Pak Kadis dan jajaran agar semua tupoksi bisa dijabarkan dengan baik tanpa catatan negatif," ujar Umi Dinda.
Wagub hadir dengan didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Tribudi Prayitno dan Kepala Disnakertrans NTB Aidy Furqan.
Di hadapan para pegawai, Umi Dinda juga menyoroti tantangan keterbatasan fiskal atau anggaran yang saat ini tengah dihadapi oleh daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Juga: AKBP Didik Tepis Terima Uang Pelicin dari Bandar Narkoba, Klaim Uang Berasal dari Sumber Lain
Namun, ia meminta kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat untuk berbuat lebih bagi masyarakat.
Ia pun memberikan pesan mendalam mengenai etos kerja. Menurutnya ASN diharapkan bekerja secara profesional berdasarkan tanggung jawab, bukan sekadar demi mencari perhatian pimpinan.
"Bekerjalah bukan untuk mendapatkan perhatian lebih dari atasan. Tetapi bekerjalah agar atasan itu memahami bahwa Bapak dan Ibu sekalian sangat mengerti dan menguasai apa yang menjadi tugas pokok fungsi masing-masing," pesannya.
Sebagai abdi negara, seluruh jajaran Disnakertrans diminta untuk selalu menjadi teladan di tengah masyarakat, baik dari segi kedisiplinan, tutur kata, hingga adab dan sopan santun.
Umi Dinda mengajak para pegawai untuk aktif mengawal dan menyukseskan visi misi pemerintahan Iqbal-Dinda melalui kontribusi yang sehat dan profesional.
"Bantu saya dan Pak Gubernur untuk menjabarkan visi Iqbal-Dinda dengan baik. Berikan masukan-masukan yang konstruktif dan positif untuk membangun, tanpa ada maksud untuk mencederai atau menjatuhkan orang lain," tutup Wagub.
Editor : Siti Aeny Maryam