Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rp 9,79 Triliun untuk Ketahanan Pangan Indonesia, Prabowo Resmikan Lima Bendungan

Yuyun Kutari • Jumat, 10 Juli 2026 | 11:27 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo saat diwawancara oleh awak media, di Bendungan Meninting, Jumat (10/7). (YUYUN/LOMBOK POST)
Menteri PU Dody Hanggodo saat diwawancara oleh awak media, di Bendungan Meninting, Jumat (10/7). (YUYUN/LOMBOK POST)

LombokPost-Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan lima bendungan sekaligus pada Jumat (10/7).

Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, NTB, dan dilakukan secara virtual melalui sambungan Zoom dengan empat bendungan lainnya yang berada di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Kemenkum NTB Kawal Revisi Aturan Pilkades Lombok Timur, Siapkan Regulasi Lebih Kuat dan Berkepastian Hukum

Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat ditemui di Bendungan Meninting, Jumat (10/7).

"Hari ini Pak Presiden dijadwalkan meresmikan lima bendungan se-Indonesia. Di sini ada Zoom dengan empat lainnya," ujar Dody.

Menurutnya, lima bendungan yang diresmikan merupakan bagian dari infrastruktur strategis nasional yang dibangun pemerintah untuk memperkuat ketahanan air dan pangan.

Kelima bendungan tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Di Provinsi Aceh terdapat Bendungan Keureuto di Aceh Utara dan Bendungan Rukoh di Pidie.

Selanjutnya Bendungan Jlantah di Karanganyar, Jawa Tengah, Bendungan Sidan di Gianyar, Bali, serta Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB.

"Ada dua di Aceh, Bali, Jawa Tengah, Karanganyar, dan yang di sini," kata Dody.

Baca Juga: Lepas atau Pertahankan, Atalanta Pepet AC Milan untuk Ardon Jashari

Pembangunan lima bendungan tersebut menelan anggaran mencapai Rp 9,79 triliun.

Pemerintah berharap kehadiran infrastruktur tersebut dapat mendukung penyediaan air baku, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dody menegaskan, fungsi bendungan tidak hanya sebatas menampung air. Menurutnya, manfaat utama dari pembangunan bendungan adalah memastikan air yang ditampung dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

"Kalau bendungan itu satu hal, ya, cuma sekadar menampung air. Tapi yang penting sebenarnya bagaimana air yang sudah kita tampung itu bisa mengalir sampai sawah yang terjauh," ujarnya.

Baca Juga: Kemenkum NTB Dorong Regulasi Diaspora Indonesia, Fokus Lindungi PMI dan Buka Peluang Investasi

Selain untuk sektor pertanian, air yang ditampung di bendungan juga harus dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Yang kedua, bagaimana air yang sudah kita tampung ini bisa bermanfaat untuk air bersih bagi warga sekitar," tegasnya.

Peresmian lima bendungan secara serentak ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air di berbagai daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Akbar Sirinawa
#Ketahanan Pangan #bendungan meninting #Prabowo Subianto #Dody Hanggodo #NTB