LombokPost - Langkah nyata dalam mendukung program penurunan stunting NTB terus digalakkan secara masif. Kali ini, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW NTB) melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Desa Barabali, Lombok Tengah, sebagai bentuk komitmen nyata pasca peluncuran Program Desa Berdaya yang telah diresmikan pada akhir Juni lalu.
Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari implementasi berkelanjutan dari Program Desa Berdaya, dengan fokus utama pada percepatan penurunan stunting melalui intervensi gizi spesifik kepada anak-anak yang masuk dalam kategori berisiko. Di Desa Barabali sendiri, tercatat ada tujuh anak yang menjadi sasaran utama dalam program pemulihan kesehatan ini.
Dalam aksi sosial ini, BKOW NTB menyalurkan bantuan berupa 30 butir telur untuk masing-masing anak guna memenuhi kebutuhan protein dan gizi harian mereka. Program pemberian telur oleh BKOW NTB ini akan dipantau secara berkala selama 14 hari penuh, atau hingga anak-anak yang berisiko tersebut berhasil keluar dari status stunting demi tercapainya target penurunan stunting NTB.
Baca Juga: Jurus Ampuh BKOW NTB Tekan Stunting Lewat Program NTB KUAT
Sebelum bantuan diserahkan, rangkaian kegiatan diawali dengan pengukuran berat badan (BB) serta tinggi badan (TB) anak-anak sasaran secara presisi. Langkah awal ini sangat penting bagi BKOW NTB dan pihak kesehatan untuk memetakan data tumbuh kembang anak sebagai acuan utama dalam menyukseskan gerakan Desa Berdaya di tingkat desa.
Tak hanya itu, Kepala Puskesmas Mantang juga hadir memberikan arahan edukatif kepada para orang tua mengenai pentingnya pola asuh sehat untuk Mencegah Stunting. Sinergi antara Puskesmas dan BKOW NTB ini diharapkan mampu membuka pemikiran masyarakat desa akan pentingnya gizi seimbang dalam menyukseskan program ini.
Guna memastikan bantuan tepat sasaran, rombongan BKOW NTB juga melakukan home visit atau blusukan langsung ke rumah masing-masing anak. Momen dari program Desa Berdaya ini dimanfaatkan oleh jajaran pengurus untuk memberikan motivasi serta edukasi secara privat kepada keluarga penerima manfaat agar konsisten menjaga kesehatan anak.
Baca Juga: Target Turunkan Stunting, BKOW NTB Replikasi Strategi Hulu-Hilir Kota Jogjakarta
Agenda penting ini dipimpin Sekretaris Umum BKOW NTB bersama jajaran Ketua Bidang. Kehadiran rombongan BKOW NTB disambut hangat oleh Kepala Desa Barabali beserta perangkat desa, kader posyandu, dan para orang tua yang optimistis terhadap keberhasilan program Desa Berdaya di wilayah mereka.
Melalui gerakan taktis ini, BKOW NTB menegaskan kembali komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah desa dan kader kesehatan lokal. Diharapkan, sinergi yang konsisten dalam program Desa Berdaya ini mampu melahirkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas menuju target besar Penurunan Stunting NTB Makmur Mendunia.
Editor : Pujo NugrohoSumber : BKOW NTB