Luncurkan TRC Infrastruktur, Pemprov NTB Mulai Fokus Pemeliharaan Jalan

Redaksi • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 13:10 WIB
TRC: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri peluncuran TRC Kantor Balai Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) NTB di Mataram, Selasa (21/7). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)
TRC: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri peluncuran TRC Kantor Balai Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) NTB di Mataram, Selasa (21/7). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)

LombokPost - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menghadirkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur agar akses jalan bagi masyarakat tetap terpelihara.

"Platform TRC ini untuk memastikan fasilitas jalan bagi masyarakat tetap layak,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Balai Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) NTB di Mataram, Selasa (21/7).

Menurut Gubernur Miq Iqbal, pengelolaan infrastruktur selama ini belum pernah memiliki standar pemeliharaan jalan. Program yang dilakukan hanya lebih fokus pada perbaikan atau peningkatan jalan yang membutuhkan anggaran besar.

Baca Juga: OTT Bupati Lobar Jadi Alarm Peringatan, Gubernur Iqbal Ingatkan ASN Jangan Main-Main

“TRC ini seperti diharapkan akan melakukan pemeliharaan jalan provinsi sepanjang 2.500 kilometer di Pulau Lombok dan Sumbawa,” katanya.

Anggaran pemeliharaan yang belum memadai, seperti dikatakan Gubernur Miq Iqbal akan terintegrasi dalam tiga tahun mendatang, serta melibatkan stakeholder lain melalui CSR dan program Inpres Jalan Daerah (IJD).

Adapun sumberdaya manusia (SDM) dan alat berat yang tersedia, anggota TRC direkrut dari balai jalan terkait dengan standar pelayanan yang lebih ditingkatkan.

Baca Juga: 41 Jabatan Kepala SMA/SMK/SLB NTB Segera Diisi, Gubernur Iqbal Mulai Program Golden Ticket

"Kebutuhan kita banyak. Saat ini kita memiliki 15 alat berat senilai Rp 30 miliar dari hibah berbagai kementerian dan tambahan anggaran tiga miliar untuk pemeliharaan,” katanya.

Gubernur Miq Iqbal telah meminta tim mulai bekerja di beberapa titik. Pemprov NTB juga telah membuka kanal pengaduan melalui aplikadi Siaga, Media Sosial Gubernur, atau SP4N Lapor Pemprov.

“Prosedur pengaduan ini akan direspon tim dalam 24 jam sejak diterima dan sudah harus bergerak untuk verifikasi lapangan,” katanya.

Baca Juga: Gubernur Iqbal Ingatkan Ponpes Jangan Sembunyikan Kasus yang Menimpa Santri

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya mengatakan, pemeliharaan jalan ini meliputi perbaikan drainase, cekungan di beberapa ruas jalan, kerusakan karena tonase berlebihan, dan pembersihan bahu jalan.

"Pemeliharaan masih bersifat sporadis dan sudah ada 20 titik di Lombok dan Sumbawa yang sudah diverifikasi lapangan dan beberapa titik dalam pengerjaan pemeliharaan,” jelasnya.

Beberapa titik tersebut di antaranya jalan di depan RSUD Sumbawa, daerah selatan Lombok seperti Lancing dan Sekotong, KSB, Moyo Hilir, Tambora, Wera serta ruas Kediri Kuripan.

Sedangkan lima TRC di Lombok dan Sumbawa masing masing terdiri atas 15 orang pegawai Balai Pemeliharaan Jalan PUPR terkait. (lil/diskominfotikntb)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
tim reaksi cepat NTB Lalu Muhamad Iqbal sdm CSR