Jelang HUT RI Ke-81, DPD RI Sebut Kinerja PLN NTB Jadi Modal Pertumbuhan Ekonomi

Marthadi • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 13:54 WIB
Anggota Komite II DPD RI Mirah Midadan Fahmid (tengah) dalam kunjungannya bersama tim ke kantor PLN UIW NTB.
Anggota Komite II DPD RI Mirah Midadan Fahmid (tengah) dalam kunjungannya bersama tim ke kantor PLN UIW NTB.

 

LombokPost - Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengapresiasi kinerja PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) dalam meningkatkan akses listrik masyarakat. Berdasarkan hasil pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Ketenagalistrikan di NTB, rasio elektrifikasi di daerah ini telah mendekati 100 persen dan dinilai menjadi modal penting untuk mendukung pertumbuhan industri serta hilirisasi.

Apresiasi tersebut disampaikan Anggota Komite II DPD RI Mirah Midadan Fahmid saat melakukan kunjungan kerja ke kantor PLN UIW NTB bersama tim. Kunjungan tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan sektor ketenagalistrikan sekaligus memastikan pelayanan listrik berjalan optimal.

"Kami ingin mengetahui secara langsung apakah ada kendala yang berarti dalam sektor ketenagalistrikan di Nusa Tenggara Barat. Dari pemaparan yang disampaikan, secara umum tidak ada kendala yang signifikan," ujar Mirah.

Baca Juga: Genjot Industri Hijau, Pemprov Jawa Tengah Siapkan Insentif Pajak bagi Perusahaan Ramah Lingkungan

Menurutnya, capaian rasio elektrifikasi yang hampir menyentuh 100 persen menunjukkan keberhasilan PLN dalam memperluas akses energi bagi masyarakat NTB. Jumlah masyarakat yang belum menjadi pelanggan PLN juga dinilai relatif kecil.

"Kalau melihat data yang dipaparkan, ini merupakan capaian yang luar biasa. Rasio elektrifikasi sudah hampir 100 persen dan masyarakat yang belum menjadi pelanggan PLN jumlahnya sangat sedikit. Ini perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan," katanya.

Mirah menilai tantangan berikutnya bukan lagi sebatas pemerataan akses listrik, tetapi memastikan kapasitas sistem kelistrikan mampu mengimbangi pertumbuhan ekonomi daerah. Terutama untuk mendukung pengembangan kawasan industri, investasi, dan program hilirisasi yang diproyeksikan meningkatkan kebutuhan energi listrik di NTB.

Ia menegaskan, ketersediaan listrik yang andal akan menjadi faktor penting dalam menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: KPK Bongkar Sejumlah Dokumen di Rumah Misterius yang Disewa CV DKK

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli menyambut baik pengawasan yang dilakukan Komite II DPD RI. Menurutnya, sinergi antara PLN dan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kelistrikan.

"Capaian rasio elektrifikasi yang mendekati 100 persen menjadi fondasi bagi kami untuk terus meningkatkan keandalan sistem. PLN siap mendukung kebutuhan listrik sektor industri dan hilirisasi sehingga listrik tidak hanya menjadi layanan dasar, tetapi juga penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Yondri.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PLN UIW NTB juga menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat sebagai bagian dari dukungan terhadap aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.

Editor : Marthadi
Rasio Elektrifikasi NTB DPD RI PLN UIW NTB Mirah Midadan Fahmid Listrik NTB