Kota Tua Ampenan Kini Punya Ikon Baru,  Tugu Garis Wallace

Redaksi Lombok Post • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB
Tugu Alfred R Wallace di anjungan Ex Pelabuhan Ampenan kini menjadi  ikon baru kota tua ampenan. Tugu ini dibangun oleh Pokdarwis Kota Toea bersama komunitas sejarah LHSS.
Tugu Alfred R Wallace di anjungan Ex Pelabuhan Ampenan kini menjadi ikon baru kota tua ampenan. Tugu ini dibangun oleh Pokdarwis Kota Toea bersama komunitas sejarah LHSS.
LombokPost—Ada sesuatu yang berbeda di anjungan Eks Pelabuhan Pantai Ampenan Mataram, Minggu (26/7). Sebuah prasasti setinggi sekitar 1,2 meter berdiri dengan dua pelakat marmer di dindingnya.  Prasasti tersebut kini menjadi objek swa foto baru bagi pengunjung Kota Tua Ampenan.

Fendy Loekman dari Pokdarwis Kota Toea Ampenan menjelaskan tugu ini merupakan Tugu Garis Wallace. Penanda penemuan Teori Garis Wallace (Wallace Line) oleh ilmuan asal Inggris tersebut pada tahun 1856.  Tugu kecil ini digagas dan dibangun oleh komunitas Lombok Heritage and Science Society (LHSS) bersama Pokdarwis Kota Toea Ampenan.

“Tugu ini untuk mengenang penemuan Teori Garis Wallace dan kami berharap bisa menjadi ikon baru Kota Tua Ampenan,” ujarnya.

Menurut Fendy keberadaan monument ini penting, tidak hanya sebagai monumen sejarah tetapi penarik minat baru bagi wisatawan. Hal ini mengingat Ampenan menjadi bagian penting dalam penemuan teori Garis Wallace yang juga berperan penting dalam penemuan Teori Evolusi oleh Charles Darwin

“Momentum ini menjadi tambahan cerita yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Ampenan. Sekarang tidak hanya cerita namun ada benda fisik yang bisa diabadikan oleh wisatawan,” tambahnya.

Peresmian Alfred Russel Wallace Memoriam di Anjungan Ex Pelabuhan Ampenan Sabtu (25/7/26) dihadiri oleh Kadis Pariwisata Kota Mataram  Cahya Samudra (Tiga dari kanan) Kadiskominfo Mataram HM Ramdani (empat dari kiri) Founder LHSS Zulhakim, Tim Pokdarwis Kota Toea Fendy Loekman (paling kanan)  dan Fauzi (paling kirri).
Peresmian Tugu Garis Wallace di Anjungan Ex Pelabuhan Ampenan Sabtu (25/7/26) dihadiri oleh Kadis Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra (Tiga dari kanan) Kadiskominfo Mataram HM Ramdani (empat dari kiri) Founder LHSS Zulhakim, Tim Pokdarwis Kota Toea Fendy Loekman (paling kanan) dan Fauzi (paling kirri).

 

 

Peresmian monument ini dilakukan sederhana dengan seremoni tabur bunga di prasasti oleh Kadis Pariwisata Kota Mataram Cahaya Samudra pada Sabtu (25/7). Turut hadir dalam peresmian itu Kadis Kominfo Kota Mataram HM Ramdani.

Peresmian ditutup dengan Heritage Walk dengan mengunjungi beberapa titik yang disinggahi Alfred Wallace di sekitar Pelabuhan Ampenan.

 

“Semoga tugu ini bermanfaat bagi pengembangan pariwisata kita di Mataram,” kata Cahaya Samudra di sela-sela peresmian.

 

Sementara itu Zulhakim dari LHSS yang juga hadir dalam peresmian tersebut mengapresiasi dukungan semua pihak sehingga tugu ini bisa berdiri. Menurutnya pendirian monument-monumen kecil seperti ini penting agar masyarakat bisa mengingat hal-hal menarik yang terjadi di masa lampau.

“Sejarah kota kita sangat kaya namun banyak yang terlupa, karena itu melalui pembangunan tugu ini kami ingin mengajak masyarakat untuk merawat  ingatan sejarah sehingga  kita  bisa menarik pelajaran berharga dari peristiwa  di baliknya,” ujar pendiri LHSS ini.

Ditambahkan, Pembangunan ini menjadi keberlanjutan peran serta LHSS dalam membantu pemerintah dalam upaya pelestarian sejarah. Sebelumnya LHSS  turut membantu pemerintah Kota Mataram dalam  kajian data sejarah untuk rehabilitasi Titik Nol Kilometer Mataram, penaman tokoh lokal sebagai nama jalan, pembangunan Ampenan Huis hingga pemugaran kembali Sekolah Tionghoa di Ampenan.

“Kedepan kami menyiapkan beberapa usulan pembuatan monument atau penanda untuk titik-titik bersejarah di Pulau Lombok. Sebagian sudah kami usulkan ke pemda dan Sebagian lagi masih dalam kajian. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan tentu saja kami  senang bisa menjadi bagian dari kolaborasi ini,”pungkasnya.(r2)

 

Editor : Redaksi Lombok Post
Alfred Wallace Tugu Garis Wallace LHSS Lombok Heritage and Science Society Zulhakim