Bulog NTB Pastikan Bantuan Pangan Tahap II Siap Disalurkan, Stok Aman Hadapi El Nino

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 16:23 WIB

Bulog NTB Pastikan Bantuan Pangan Tahap II Siap Disalurkan, Stok Aman Hadapi El Nino.

Bulog NTB Pastikan Bantuan Pangan Tahap II Siap Disalurkan, Stok Aman Hadapi El Nino.

LombokPost — Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan bahwa penyaluran bantuan pangan tahap II tahun 2026 akan segera dimulai pada Agustus mendatang, guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan di tengah ancaman musim kemarau panjang akibat El Nino.

Pemimpin Wilayah Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, menyatakan bahwa penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari–Maret 2026 sebelumnya telah rampung 100 persen tanpa kendala.

Selanjutnya, Bulog bersiap menyalurkan bantuan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September secara sekaligus.

Baca Juga: Usai Dilantik: Dekopinwil NTB Fokus Rebranding dan Tata Kelola, Gandeng Bulog hingga Bank NTB Syariah

"Insya Allah pada Agustus ini kami akan menyalurkan bantuan pangan tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Jadi masyarakat akan menerima bantuan untuk tiga bulan sekaligus," ujar Mara Kamin di Mataram, Senin (27/7/2026).

Pada tahap II ini, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) tercatat sebanyak 856.131 penerima, sama seperti jumlah pada penyaluran tahap sebelumnya.

Kendati demikian, terdapat perbedaan teknis di mana pada tahap kedua ini setiap keluarga penerima hanya memperoleh bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram setiap bulannya, atau total 30 kilogram untuk periode tiga bulan, tanpa tambahan minyak goreng seperti tahap pertama.

Baca Juga: Bantuan Pangan Semester Awal 2026 Tuntas 100 Persen, Bulog NTB Amankan Stok Hadapi Kemarau

Distribusi logistik ini dipastikan berjalan lancar berkat kerja sama yang erat antara pihak Bulog dan jajaran pemerintah daerah dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan dan desa.

"Alhamdulillah tidak ada kendala. Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan pemerintah daerah agar distribusi bantuan sampai kepada masyarakat penerima dengan baik," tambahnya.

Melalui program bantuan pangan ini, pemerintah berupaya memperkuat ketahanan pangan warga, khususnya keluarga penerima manfaat.

Dalam menghadapi potensi penurunan hasil panen akibat dampak fenomena El Nino.

Penguatan Program SPHP dan Ketersediaan Stok Pangan

Selain menggenjot persiapan penyaluran bantuan pangan, Perum Bulog NTB juga terus menggencarkan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keterjangkauan harga beras di pasaran melalui berbagai saluran, mulai dari pasar tradisional, gerai ritel modern, hingga jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).

Guna memperluas jangkauan, Bulog membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para pelaku usaha di tingkat desa maupun kelurahan untuk bergabung menjadi mitra RPK, terutama di wilayah-wilayah yang diidentifikasi sebagai kawasan rawan pangan.

Di sisi lain, Mara memastikan bahwa ketahanan stok pangan di wilayah NTB saat ini berada dalam kondisi yang sangat aman. Bulog NTB tercatat menguasai stok sekitar 275 ribu ton beras, yang dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan. Pengadaan gabah, beras, dan jagung juga terus dilakukan secara rutin setiap hari.

"Stok pangan kita aman. Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun panik. Bulog siap menjaga ketersediaan pangan dan melayani kebutuhan masyarakat, termasuk melalui penyaluran SPHP maupun bantuan pangan," tegas Mara.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan publik, Bulog NTB tetap menyiagakan operasional pelayanan selama tujuh hari dalam sepekan serta membuka gerai penjualan di sejumlah titik strategis guna memastikan aksesibilitas pangan masyarakat tetap terjaga dengan baik selama musim kemarau berlangsung.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post Online
Bantuan Pangan 2026 Beras SPHP Bulog El Nino NTB Stok Pangan NTB Bulog NTB