PLTU Lombok Berhasil First Synchronization, PLN UIP Nusra Gelar Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim

Marthadi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:49 WIB
Penyerahan santunan anak yatim atas keberhasilan first syncronization PLTU Lombok FTP-2 Unit 1.
Penyerahan santunan anak yatim atas keberhasilan first syncronization PLTU Lombok FTP-2 Unit 1.

 

LombokPost - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 Unit 1 (2x50 MW) di Sambelia, Lombok Timur, memasuki tahapan penting. PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mencatat keberhasilan first synchronization atau sinkronisasi pertama pembangkit dengan sistem kelistrikan pada Rabu (5/8).

Keberhasilan tersebut menandai semakin dekatnya PLTU Lombok FTP-2 menuju tahap operasi komersial. Saat ini progres pembangunan pembangkit telah mencapai 91,13 persen.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra RDW Manurung mengatakan first synchronization menjadi milestone strategis dalam penyelesaian proyek ketenagalistrikan tersebut. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan pembangkit.

“Keberhasilan first synchronization merupakan bukti bahwa kolaborasi, dedikasi, dan semangat pantang menyerah mampu menghadirkan kemajuan nyata bagi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” ujarnya.

Baca Juga: Atasi Sampah Laut, KKN Unram Hadirkan Trash Boom di Ekowisata Mangrove Pare Mas

Manurung menegaskan, PLTU Lombok FTP-2 memiliki peran penting dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan Pulau Lombok sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kapasitas total 2x50 MW, pembangkit ini diharapkan mampu menambah pasokan daya dan mengurangi potensi defisit listrik seiring meningkatnya kebutuhan energi di Nusa Tenggara Barat.

Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1 Yogi Yohannes Siburian menjelaskan, keberhasilan sinkronisasi pertama merupakan hasil dari proses panjang yang diwarnai berbagai tantangan teknis di lapangan.

Menurutnya, penyempurnaan sistem kontrol, proteksi hingga troubleshooting berhasil diselesaikan berkat kerja sama seluruh tim proyek. “First synchronization menjadi tonggak penting bahwa PLTU Lombok semakin dekat menuju operasi komersial dan mulai memberikan kontribusi nyata bagi sistem kelistrikan Lombok,” katanya.

Baca Juga: Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Dugaan Gratifikasi DPRD NTB, Kuasa Hukum: Hak dan Nama Baik Dipulihkan, Putusan Dinilai Final

Meski demikian, sejumlah tahapan masih harus diselesaikan sebelum pembangkit dinyatakan siap beroperasi secara komersial atau Commercial Operation Date (COD).

Keberhasilan first synchronization tersebut dirayakan melalui tasyakuran yang digelar PLN UIP Nusra bersama PLN Nusantara Power, PT Rekayasa Industri, mitra kerja, serta seluruh insan proyek. Kegiatan dirangkaikan dengan doa bersama, pemotongan tumpeng dan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas capaian proyek strategis nasional tersebut.

Editor : Marthadi
PLTU Lombok FTP-2 First Synchronization PLTU Lombok Pembangkit 100 MW Lombok Listrik NTB PLN UIP Nusra