LombokPost - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB terus memperkuat upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), penyuluhan keselamatan berlalu lintas digelar di SMPN 1 Gerung, Lombok Barat, Kamis (6/8).
Kegiatan yang diikuti ratusan siswa dan guru tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya. Materi yang diberikan meliputi aturan dan tata tertib berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu-rambu jalan, hingga dampak pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan edukasi kepada pelajar merupakan strategi preemtif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di daerah.
Baca Juga: Polisi Gulung Jaringan Pengedar Sabu di Bima, Guru SD dan Istri Ditangkap
“Penyuluhan ini merupakan langkah preemtif untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran para pelajar agar lebih tertib dan memahami pentingnya keselamatan di jalan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengingatkan siswa agar tidak mengendarai sepeda motor sebelum memenuhi syarat usia dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pelajar diminta mematuhi ketentuan yang berlaku demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu, siswa diimbau selalu menggunakan helm berstandar SNI saat menjadi penumpang kendaraan, baik ketika berangkat maupun pulang sekolah.
Baca Juga: Polisi Tangkap Warga Mataram Pemilik 5,6 Kg Ganja di Sebuah Kafe di Sumbawa Barat
Polda NTB berharap edukasi keselamatan berlalu lintas yang menyasar lingkungan sekolah dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Dengan meningkatnya kesadaran generasi muda, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah NTB diharapkan terus menurun.
Editor : Marthadi