LombokPost – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 300 paket bantuan disiapkan PMI NTB untuk mendukung penanganan warga terdampak bencana. Selain logistik, PMI NTB juga mengerahkan personel relawan untuk membantu proses asesmen, evakuasi, hingga pertolongan pertama bagi korban.
Plt Ketua PMI NTB NS Lalu Doddy Setiawan mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla serta koordinasi dengan pemerintah daerah.
"Untuk hari ini, sesuai instruksi Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, fokus yang dilakukan yakni mobilisasi relawan untuk melakukan asesmen dan membantu proses evakuasi, pertolongan pertama bagi warga terdampak yang terluka," ujar Lalu Doddy, Minggu (16/8).
Baca Juga: Antisipasi Dampak El Nino Panjang, PMI Distribusikan 106 Ribu Liter Air Bersih di NTB
Relawan PMI NTB juga diarahkan untuk membantu mendirikan tenda-tenda darurat agar masyarakat yang membutuhkan tempat perlindungan dapat segera mengungsi.
Menurut Doddy, hasil asesmen awal menunjukkan sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa. Di antaranya tenda, terpal, air bersih, makanan siap saji, obat-obatan, alat berat hingga genset.
Sebagai respons awal, PMI NTB mengirimkan bantuan berupa 75 Hygiene Kit, 75 selimut, 75 matras dan 75 terpal. Bantuan tersebut menjadi bagian dari total 300 paket yang dikerahkan untuk mendukung penanganan korban bencana.
"PMI NTB kebetulan merupakan lokasi terdekat dari wilayah bencana sehingga kami mengirimkan sejumlah kebutuhan logistik yang diperlukan," katanya.
Bantuan PMI NTB tersebut melengkapi dukungan dari BPBD NTB, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan NTB. Seluruh bantuan nantinya dikoordinasikan agar penyalurannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.
"Sesuai arahan Pak Gubernur, semua bantuan ini menjadi satu kesatuan bersama untuk dapat meringankan beban para korban gempa NTT," jelasnya.
Pengiriman bantuan PMI NTB dijadwalkan pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WITA melalui jalur darat. Logistik diangkut menggunakan truk besar yang disiapkan BPBD NTB menuju wilayah terdampak di NTT.
Di sisi lain, PMI NTB terus berkoordinasi dengan PMI Pusat dan PMI di wilayah terdampak untuk memperbarui hasil asesmen. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang dikirim benar-benar menjawab kebutuhan paling mendesak di lapangan.
Untuk memperkuat operasi kemanusiaan, PMI Pusat juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan donasi. Donasi dapat disalurkan melalui rekening bank dan QRIS yang informasinya tersedia di akun Instagram resmi PMI, @palangmerah_indonesia.
Masyarakat juga dapat membantu dalam bentuk beras, bahan makanan maupun pakaian layak pakai.
"Intinya, PMI akan siap menyalurkan dan mengirimkan kebutuhan paling mendesak di lapangan," tandas Lalu Doddy.
Sumber : Lombok Post